Close

Hasil Musprov I, Farid Podungge Terpilih Aklamasi Pimpin Pengprov Pabersi Sulteng 2026–2030

33 dilihat
Pabersi Sulteng menggelar Musprov I di Hotel Sutan Raja Palu, Sabtu (17/10/2026). (FOTO: Istimewa)
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Palu – Kendati tergolong olahraga yang belum sepenuhnya populer di tengah publik Tanah Air, Cabang Olahraga (Cabor) Angkat Berat di Sulawesi Tengah menunjukkan geliat perkembangan dan torehan prestasi yang menjanjikan.

Lahir dari proses transformasi pemisahan wadah PABBSI pada tahun 2020 yang kini terbagi menjadi Pabersi (Angkat Berat), PABSI (Angkat Besi), dan PBFI (Binaraga Fitnes), Pengprov Pabersi Sulteng yang baru terbentuk pada 2022 terbukti mampu melesat cepat meski usianya baru seumur jagung.

Perjalanan empat tahun masa bakti kepengurusan perdana di bawah nahkoda Armin Amiruddin, S.H., M.H., dan Sekretaris Budiarjo Tone resmi memasuki babak baru.

Pabersi Sulteng menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) I di Hotel Sutan Raja Palu, Sabtu (17/10/2026).

Musprov yang dihadiri Pengurus KONI Sulteng melalui Ketua Harian Moh. Irfan Taufan tersebut berlangsung dinamis dan penuh kehangatan.

Dalam agenda utama pemilihan ketua umum periode 2026–2030, empat Pengurus Kabupaten/Kota (Pengkab/Pengkot) pemilik suara yakni Parigi Moutong, Tojo Una-Una, Banggai Kepulauan, dan Kota Palu, secara bulat menerima laporan pertanggungjawaban pengurus lama.

Sekaligus menyetujui secara aklamasi menetapkan Farid Podungge sebagai Ketua Pengprov Pabersi Sulteng yang baru.

Taat Aturan dan Pondasi Prestasi

Sejatinya, mayoritas pemilik suara masih menginginkan Armin Amiruddin untuk kembali memimpin.

Keinginan tersebut didasari atas jejak kepemimpinan Armin yang sukses menata keorganisasian hingga menembus panggung nasional.

Namun, aturan baru dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI melarang jajaran inti (Ketua, Sekretaris, dan Bendahara) KONI untuk merangkap jabatan pada Cabor.

Sebagai figur yang taat regulasi, Armin memilih patuh dan menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan.

“Pabersi Sulteng harus tetap solid dan terus bekerja lebih keras lagi agar kita bisa melahirkan prestasi yang melebihi capaian saat ini,” pesan Armin Amiruddin dalam sambutannya.

Gagasan awal pembentukan Pabersi Sulteng diakui Armin terinspirasi dari maraknya tempat gym di Sulteng. Potensi tersebut dibina hingga menjadi wadah prestasi nyata.

Dalam tempo singkat, Pabersi Sulteng tak hanya membentuk kepengurusan daerah dan klub, tetapi juga sukses meloloskan atletnya, Upy Dian Raja (kelas 51 kg Putri), menembus ketatnya persaingan PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Tatap Porprov Morowali dan PON XXII

Pelatih Pabersi Sulteng, Mustamin, mengapresiasi fondasi kuat yang ditinggalkan pengurus periode pertama.

Ia berharap di bawah kepemimpinan Farid Podungge, fokus utama ditekankan pada perluasan kepengurusan di seluruh daerah serta pembinaan berkesinambungan.

“Tentu target kita di PON XXII tahun 2028 di NTB-NTT harus meloloskan lebih banyak atlet. Prestasi besar hanya melahirkan kompetisi yang teratur. Momentum terdekat adalah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulteng Desember mendatang di Morowali, di mana Pabersi diharapkan bisa ambil bagian meski sebatas eksibisi demi mengasah jam terbang atlet,” papar Mustamin. *

Reporter Setiyo Utomo

Pasang Iklan Anda Disini_1