LUWUK TIMES, Luwuk — Peta politik di Kabupaten Banggai mulai menghangat. Isu kepindahan politisi senior sekaligus mantan Ketua DPRD Banggai dua periode, Samsulbahri Mang yang akrab disapa Bali Mang dari Partai Golkar menuju Partai Demokrat, menjadi buah bibir yang kian menguat di ruang publik.
Meski isu kepindahan ini berhembus kencang, internal Partai Golkar Banggai tampak masih bersikap hati-hati.
Wakil Ketua I DPD II Partai Golkar Banggai, H. Saripudin Tjatjo yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Banggai mengaku telah mendengar kabar tersebut. Namun, hingga saat ini pihaknya masih menanti kejelasan formal.
“Saya sudah dengar kabar itu. Cuma sampai hari ini belum ada informasi resmi dari provinsi (DPD I Partai Golkar Sulteng),” ungkap Saripudin saat ditemui di ruang tamu Ketua DPRD Banggai, Senin (19/10/2026).
Pria yang akrab disapa Om Arif ini menegaskan, secara mekanisme partai, setiap kader maupun pengurus yang hendak berpindah haluan wajib menyampaikan surat pengunduran diri secara tertulis kepada DPD I Partai Golkar Sulteng.
Kendati demikian, sinyal kepindahan Bali Mang ke partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu kian sulit dibendung.
Om Arif menyebut, informasi tersebut turut diperkuat oleh keterangan Sekretaris DPD II Partai Golkar Banggai, Irwanto Kulap.
“Ada informasi dari Pak Irwanto Kulap selaku Sekretaris DPD II Golkar Banggai, yang bersangkutan (Bali Mang) bahkan sudah dipanggil oleh Gubernur Sulteng yang juga Ketua Demokrat Sulteng, Anwar Hafid,” beber Om Arif.
Sayangnya, saat hendak dikonfirmasi di ruang kerjanya pada siang hari yang sama, Irwanto Kulap tidak dapat ditemui karena tengah memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP).
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Banggai, H. Samiun L. Agi, memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait kebenaran bergabungnya Bali Mang.
Dikonfirmasi isu merapatnya sang politisi senior, Samiun hanya membalas singkat dengan ucapan salam, “Waalaikumsalam.”
Bantahan dan Misteri Absennya Bali Mang
Di sisi lain, Samsulbahri Mang memberikan respons yang berbeda. Saat dikonfirmasi, ia secara tegas menepis isu bahwa dirinya telah meninggalkan partai berlogo pohon beringin tersebut.
“Saya sampai saat ini masih di Golkar,” tulis Bali Mang singkat.
Namun, pernyataan tersebut menyisakan tanda tanya besar di kalangan pengamat politik lokal.
Pasalnya, ketidakhadiran Bali Mang dalam perayaan HUT Partai Golkar ke-62 sebuah momentum sakral yang tak pernah ia lewatkan di tahun-tahun sebelumnya menjadi indikator kuat adanya keretakan.
Menanggapi pertanyaan seputar absennya dirinya di acara peringatan HUT Golkar tersebut, Bali Mang memberikan jawaban yang dingin, “Maaf, saya tidak diundang.”
Jejak Politik Bali Mang
Dinamika politik Bali Mang memang terus bergulir pasca-Pilkada Banggai. Ia tercatat tidak lagi masuk dalam struktur kepengurusan DPD II Partai Golkar Banggai.
Akan tetapi diakomodir langsung oleh DPD I Partai Golkar Sulteng pada posisi strategis.
Bahkan dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Bali Mang telah menegaskan niatnya untuk kembali bertarung sebagai calon anggota DPRD Sulteng dari Dapil IV pada Pemilu mendatang.
Seperti diketahui, pada periode sebelumnya Bali Mang sukses melengger ke DPRD Sulteng mewakili dapil yang mencakup Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut.
Langkah politiknya sempat terhenti sementara ketika ia harus mundur dari kursi legislatif demi maju sebagai calon Wakil Bupati Banggai.
Kini, ke mana arah labuhan politik definitif sang politisi senior? Publik Banggai tentu masih menanti babak baru dari dinamika panas ini. *
Reporter Sofyan Labolo













