Luwuk Timur Diintai Jago Merah Dua Kali, Polisi Buka Suara usai Lahan 5 Hektare Hangus

15 dilihat
Karhutla sudah dua kali terjadi pada kawasan perkebunan warga di Desa Pohi, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk Timur – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menghantui kawasan perkebunan warga di Desa Pohi, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai. Untuk kedua kalinya dalam tempo singkat, si jago merah mengamuk dan melalap area perkebunan warga pada Rabu (7/10/2026).

Peristiwa bernasib naas ini membakar lahan perkebunan kelapa dan cengkeh seluas kurang lebih 5 hektare, dengan taksiran kerugian material mencapai Rp60 juta. Sebelumnya, insiden serupa sempat melanda wilayah yang sama pada Selasa (29/9) lalu.

Kebakaran terbaru ini meletup sekitar pukul 10.00 WITA. Api diduga kuat berasal dari aksi pembakaran tumpukan daun kelapa di salah satu kebun milik warga. Tiupan angin dan material kering membuat kobaran api cepat membesar hingga merembet tak terkendali ke lahan perkebunan di sekitarnya.

Menerima laporan adanya amukan api, Bhabinkamtibmas Aipda Kamaluddin bersama Kasubsektor Luwuk Timur Ipda Haryadi, didampingi aparat desa dan warga setempat, langsung bergerak cepat menerjang lokasi kejadian.

Tanpa membuang waktu, petugas dan warga bahu-membahu menaklukkan kobaran api. Berbekal peralatan seadanya, seperti tangki semprot pertanian dan ember air, mereka berjibaku menahan pergerakan api agar tidak makin meluas menyapu area perkebunan lain.

Kerja keras tersebut membuahkan hasil. Setelah bertempur melawan asap dan hawa panas selama lebih dari empat jam, api akhirnya berhasil dikendalikan total pada pukul 14.10 WITA.

Meski api telah padam, personel kepolisian bersama warga tetap bersiaga ketat di lokasi untuk mengantisipasi munculnya titik api susulan atau bara tersembunyi.

Menanggapi insiden berulang ini, Kasubsektor Luwuk Timur Ipda Haryadi melayangkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat. Peristiwa ini menjadi alarm keras akan pentingnya kesadaran menjaga lingkungan dari bahaya kebakaran.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Kejadian ini sudah kembali terjadi, sehingga pencegahan harus menjadi perhatian bersama,” tegaskannya. *

Pasang Iklan Anda Disini_1