

Reporter Sofyan Labolo
PALU, Luwuk Times.ID – Musyawarah provinsi (Musprov) KONI Sulteng baru akan dihelat tanggal 25 Juni di Kota Palu.
Meski masih menyisahkan 2 pekan lebih lagi, namun siapa saja figur yang akan berebut KONI Sulteng 01 itu sudah mengemuka.
Bahkan empat nama sudah mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua Umum KONI Sulteng periode 2021-2025 tersebut.
Satu hal yang membuat kompetisi ini bakal kompetitif, yakni tidak adanya petahana. Pasalnya, Anwar Ponulele sudah 2 periode memimpin KONI Sulteng, sehingga tidak bersyarat untuk periode ke 3.
Kepala Sekretariat KONI Sulteng yang juga Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), Edison Ardiles mengatakan, sejauh ini sudah ada empat nama yang telah mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua KONI Sulteng.
“Sementara ini sudah ada empat nama. Dan mereka siap menyatakan maju sebagai calon Ketua KONI Sulteng,” kata Edison.
Keempat pegiat olahraga Sulteng itu adalah, Nizar Rahmatu yang juga Ketua Pengprov POBSI Sulteng, Danny Wawolumaya pengurus cabang olahraga panahan dan tenis lapangan sekaligus Wakil Sekretaris KONI Sulteng, Anjas Lamatata dan Tauhid Lawira, keduanya dari pengurus cabang olahraga berkuda.
Sementara itu, personil TPP yang juga Kepala Sekretariat KONI Banggai, Sugiarto Djanun menginformasikan, berdasarkan ketentuan, para bakal calon harus memenuhi syarat pencalonan.
Diantaranya mendapat dukungan minimal 20 persen dari anggota SK aktif, baik dari Pengprov/Badan Fungsional maupun dukungan dari KONI kabupaten/kota se Sulteng.
“Minimal 3 dukungan buat para kandidat,” kata Sugiarto.
Sebanyak 50-an jumlah hak suara pada pemilihan Ketua Umum KONI Sulteng. Salah satu diantaranya Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Sulteng.
“Iya, kami memiliki satu suara,” kata Ketua SIWO PWI Sulteng, Setiyo Utomo.
Diakuinya, SIWO telah memberikan dukungan pencalonan kepada Danny Wawolumaya.
“Kemana pilihan SIWO Sulteng, akan ditentukan pada pemilihan nantinya. Tentu kami melihat visi-misi kandidat dalam rangka pengembangan prestasi olahraga di Sulteng,” kata Setiyo. *
Discussion about this post