
PAGIMANA, Luwuk Times — Sosialisasi inovasi IM3 oleh Rumah Sakit (RS) Pratama dr. Abdul. Chalik Masulili Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai, terpaksa dilaksanakan di salah satu rumah warga, Sabtu (25/05/2024).
Pasalnya, Poskedes Desa Jayabakti yang direncanakan sebagai pusat kegiatan Inovasi IM3 bagi Ibu melahirkan tiga berkas terbit tersebut diduga dikunci. Pihak RS Pratama dr.Abdul Chalik Masulili pun kecewa atas kebijakan tersebut.
Staf RS Pratama dr.Abdul Chalik Masulili, Endang Masulili, menyampaikan kekesalannya, terhadap pihak Polindes Desa Jaya Bakti, yang tidak memberikan izn untuk melaksanakan Inovasi IM3 oleh pihak puskesmas Pagimana.
“Dengan terpaksa kami menggunakan rumah warga di sekitar Polindes untuk melaksanakan sosialisasi itu,” kata Endang.
Dia mengaku, pihak RS Sakit Pratama telah meminta izin terlebih dahulu kepada pihak Puskesmas Pagimana untuk pelaksanaan Inovasi IM3.
Tapi anehnya, keesokan harinya pintu polindes tertutup. Dengan alasan pihak Puskesmas tidak mengizinkan. Parahnya lagi, bidan desa tidak berada di tempat.
Endang menambahkan, Desa Jaya Bakti merupakan wilayah kerja kepersertaan BPJS untuk Rumah Sakit Pratama.
Sehingga baginya wajar jika sosialisasi dilaksanakan di desa tersebut. Bahkan sebelumnya, pihak Rumah Sakit telah berkoordinasi dengan Puskesmas
Atas kekecewaan itu, RS Pratama telah melaporkan kasus ini kepada Kepala Desa. Karena sosilisasi IM3 menghadirkan masyarakat, khususnya kalangan ibu hamil.
Bahkan tegas Endang, masalah ini akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinas Kesehatan beserta Bupati Banggai. *
Baca: Rumah Sakit Pratama Pagimana Sosialisasi IM3 Secara Gratis
Discussion about this post