

Banur menuturkan, setelah Persipal menjalani 2 laga tandang dengan hasil 2 poin dari 2 kali bermain imbang, tentu itu sudah kami evaluasi guna perbaikan kedepan.
Dan salah satu yang jadi pehatian pembenahan Persipal adalah pada sektor penyerang.
Menurut Bambang, striker-striker yang kita miliki masih kurang greget dan kurang tajam.
Dan latihan sore ini kita akan fokus untuk membenahi ketajaman penyerang hingga bisa menghasil gol dan kemenangan.
Pada putaran liga 2 Indonesia, tentu semua kesebelasan yang tampil ingin menang.
Nah jika tim tamu saja ingin menang, apalagi tim tuan rumah yang mendapat dukungan ribuan pendukung fanatiknya.
Coach Banur terlihat sangat percaya diri Laskar Tadulako akan mendulang 3 poin di depan publiknya.
Bambang lantas menceritakan ketika laga pembuka Persipal vs Persiba, Balikpapan. Kala itu pemain Persipal baru ngumpul. Pemain yang satu dengan yang lain tidak saling kenal.
“Saat itu jujur kerangka tim belum ditau masih diraba-raba. Alhamdulillah atas kemauan dan kerja keras serta kebersamaan kita akhirnya bisa menjadi tim yang mulai menjadi hitungan lawan,” kata Banur.
Pada Kamis (22/9/2022) Laskar Tadulako akan bertarung didepan pendukungnya. Banur tetap mewanti-wanti anak binaanya harus tetap mawas diri, tidak takabur dan harus “ngotot” saat merumput.
“Para striker kita sudah waktunya untuk menunjukan tajinya bentuknya, cetak gol sebanyak mungkin,” ucapnya.
Dalam latihan Banur mengingatkan pemain depan fighting spiritnya tidak boleh kendur.
Harus bisa menciptakan gol ke gawang lawan. Jika tidak bisa bikin gol maka pemain tengah dan belakang akan frustrasi dan staminanya akan drop.
Menghadapi Tiga laga kandang Banur berharap bisa mendapatkan angka maksimal yakni menang. *
Discussion about this post