
Reporter Sofyan Labolo
PALU— Untuk kesekian kalinya, atlet karate Banggai menorehkan prestasi membanggakan. Pada seleksi tim karate Sulteng Emas di Kota Palu, Sabtu (05/02/2022), Forki Banggai juara umum.
Dari 12 kelas yang dipertandingkan, tim Forki Banggai menggondol 8 medali, yakni 5 emas dan 3 perak.
Posisi peraih medali terbanyak kedua adalah Kota Palu, dengan 4 emas dan 3 perak. Kabupaten Parigi Moutong peringkat ketiga, 1 emas dan 1 perak dan Kabupaten Posos posisi keempat dengan hanya mengoleksi 1 emas.
Adapun tim Forki Banggai yang membawa pulang medali emas itu, yakni Miftah Fauzan Tandjungbulu pada kelas kumite -55 kg Putra, Ananta Rizky Virgiawan Kumite -75 kg putra, Rizki Anugrah Daud kumite -67 kg putra, Arya Rizky kata perorangan putra dan Nurul Safitri yang turun pada kumite -68 kg putri.
Sedang medali perak dipersembahkan oleh Moh. Dwi Wahyudi Rauf kumite -84 kg putra, Eulistinah Djanun kumite -61 kg putri dan Kasih Marchela Z. Larau kelas kumite -50 kg putri.
Dari hasil seleksi Sulteng Emas ini, Forki Sulawesi Tengah akan menentukan 6 atlet terbaik, diantara 12 juara kelas untuk masuk program Tim Sulteng Emas.
Bagaimana pendapat pelatih atas prestasi Forki Banggai juara umum ini?
Alan Nuary Abdussama, SH kepada Luwuk Times, tadi malam mengatakan, pertama atas nama pelatih, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet Forki Banggai yang telah gigih berjuang di arena.
“Atas nama pelatih, saya berterima kasih pada seluruh atlit yang telah berjuang,” ucap Alan.
Kedua, Forki Banggai juara umum pada seleksi tim karate Sulteng Emas ini, bagi Alan, belum merupakan hasil akhir.
“Tapi saya belum merasa puas dengan hasil yang ada. Ini belum selesai,” ucap atlet peraih medali perak pada PON Jawa Barat tahun 2016 pada kelas kumite -55 kg ini.
Pasalnya sambung staf Sekretariat KONI Banggai ini, tahun 2022 ini, pihaknya masih punya pekerjaan rumah (PR) besar, yakni pekan olahraga provinsi atau Porprov ke IX se Sulteng.
Karena dari hasil ini, telah mendapat gambaran tentang peta kekuatan atlet karate se Sulawesi Tengah.
Pada penghujung komentar, Alan mengucapkan terima kasih juga kepada pengurus Forki Banggai serta Pemda Banggai melalui KONI Banggai yang selalu memberi support. *
(yan)
Discussion about this post