
Reporter Anto Yasin
PAGIMANA, Luwuk Times – Gerakan seni tari yang di peragakan oleh Riska Apriliyani Hinelo pada saat pembukaan Koferensi Kerja Cabang (Konfercab) PGRI Keamatan Pagimana kemarin, membuat para dewan guru dan pengurus PGRI Kabupaten Banggai serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nurjalal Amir terkesima.
Kepiawaian Riska dalam seni tari-tarian tidak diragukan lagi.
Pasalnya putri dari pasangan Sutrisno dan Helmi Hinelo ini cukup lama menekuni disiplin ilmu kesenian.
Riska tercatat sebaga alumni Universitas Negeri Gorontalo (UNG) jurusan Seni Pendidikan Drama dan Musik.
Dalam penampilan tarinya, Riska mengambil tema “Niunto” yang dalam bahasa Saluan diartikan “Kelapa Kita”.
Tarian ini menceritakan tentang kehidupan masyarakat Kabupaten Banggai sebagai daerah penghasil kelapa.
Kadis Dikbud Nurjalal menyampaikan kebanggaannya atas penampilan yang diperlihatkan oleh Riska.
Menurutnya, ilmu dan bakat yang di peroleh Riska perlu untuk terus di kembangkan apalagi Riska.
“Ini kesempatan bagi Kecamatan Pagimana, buatkan sanggar dan bisa mengajari anak-anak kita. Apalagi dengan kondisi saat ini, anak-anak kita belum bisa sekolah, mereka bisa di ajarkan tentang seni,” tuturnya.
Kehadiran Riska sebut Nurjalal menjadi penting bagi pengembangan SDM dibidang kesenian.
Hal ini kata melihat kondisi guru kesenian di Kabupaten Banggai ini yang sangat kurang sekali.
“Ini menjadi kesempatan bagi sekolah sekolah yang belum memiliki guru kesenian untuk bisa sama-sama mengembangkan ilmu yang di miliki oleh adik Riska”, tambah Nurjalal.
Dia menambahkan, keahlian yang dimiliki Riska bisa menjadi kesempatan bagi sekolah-sekolah dalam mengembangkan pendidikan seni di wilayah Pagimana yang diimplementasikan dengan membuat Sanggar Seni Tari sehingga Pagimana ini bisa di kenal dengan pentas seninya. *
Discussion about this post