IKLAN
Parpol

Wardani atau Masnawati Waket I DPRD Banggai, Begini Jawaban Sekretaris Gerindra

1007
×

Wardani atau Masnawati Waket I DPRD Banggai, Begini Jawaban Sekretaris Gerindra

Sebarkan artikel ini
Penulis: Sofyan Labolo
Wardani Murad Husain dan Masnawati Muhammad

Luwuktimes.id — Gerindra menjadi partai pemenang ke dua Pemilu 2024 di Kabupaten Banggai.

Berdasarkan keputusan KPU Kabupaten Banggai, Partai Gerindra merebut 7 kursi di DPRD Banggai.

Pasca pelantikan anggota DPRD Banggai periode 2024-2029, partai berlambang Kepala Burung Garuda ini berhak atas jabatan Wakil Ketua I DPRD Banggai.

Meski punya 7 keterwakilan di DPRD Banggai, namun sempat lahir wacana ada dua nama yang punya kans menduduki salah satu porsi unsur pimpinan di parlemen lalong.

Kedua politisi itu adalah Wardani Murad Husain dan Masnawati Muhammad.

Ada alasan yang mendasari sehingga ke dua nama itu mengerucut.

Walaupun pendatang baru di panggung politik Kabupaten Banggai, namun peluang Wardani Murad cukup besar menduduki jabatan itu.

Baca:  Ketum KORMI Banggai: Jangan ada Udang di Balik Batu, Begini Tanggapan Kadispora

Salah satunya ia adalah saudara kandung dari Ketua DPC Partai Gerindra Banggai Hj. Sulianti Murad.

Bahkan pada proses pencalegkan, Wardani lah yang menggantikan posisi Sulianti sebagai caleg DPRD Dapil I Banggai dengan mengantongi nomor urut.

Kenapa harus Masnawati yang terwacanakan, juga punya alasan.

Masnawati adalah politisi Gerindra paling senior di parlemen lalong. Faktor kesenioritasan itu lah, sehingga wakil rakyat asal dapil II Banggai ini kaya akan pengamalan di lembaga legislatif.

Soal wacana itu, Sekretaris DPC Partai Hanura Kabupaten Banggai Julius Tipa memberi tanggapan.

Baca:  Silahturahmi di Banggai, Ini Komitmen Caleg DPR RI Dapil Sulteng PKB Muhammad Hasan Abdurahman Bajamal

Menurut Julius, Minggu (03/03/2024), siapa nantinya didorong partai untuk menduduki jabatan Wakil Ketua I DPRD Banggai, tergantung kebijakan Ketua DPC Gerindra Banggai Sulianti Murad.

“Itu merupakan kewenangan dari ibu ketua (Sulianti Murad),” kata Julius.

Memang sambung Julius, mekanisme rapat tetap akan diberlakukan dalam merumuskan keputusan itu. Akan tetapi endingnya ada pada ketua partai.

Bagaimana dengan Wardani Murad Husain yang dinilai di atas angin?

Sodoran pertanyaan itu, Julius tidak ingin berspekulasi.

“Wacana itu saya belum tahu. Karena ibu ketua lah yang punya kewenangan,” kunci Julius. *

Baca: Kesalahan SK KPU Banggai, Begini Respon Partai Gerindra

error: Content is protected !!