Close
IMG-20260928-WA0012

JMSI Sulteng Gas Pol, Targetkan 4 Pengcab Terbentuk November, Salah Satunya Banggai

36 dilihat
Raker JMSI Sulteng
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Palu – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) siap melakukan ekspansi organisasi secara masif. Langkah strategis ini disepakati dalam Rapat Kerja (Raker) Pengurus Daerah (Pengda) JMSI Sulteng yang digelar di Kafe Myco, kompleks BPK Sulteng, Palu, Sabtu (03/10/2026).

Raker tersebut membidani lahirnya sejumlah keputusan krusial, mulai dari penguatan struktur internal, perluasan jaringan di tingkat kabupaten, edukasi hukum pers, hingga aksi sosial kemasyarakatan.

Sekretaris JMSI Sulteng, Mahful Haruna, mengungkapkan bahwa pembentukan Pengurus Cabang (PC) di daerah menjadi salah satu prioritas paling mendesak. Saat ini, empat kabupaten dinilai paling siap melebarkan sayap organisasi, yakni Sigi, Tojo Una-Una (Touna), Morowali Utara (Morut), dan Banggai.

“Persiapan pembentukan di empat kabupaten ini sudah mencapai 70 persen. Kami menargetkan seluruh prosesnya tuntas dan rampung pada November 2026,” tegas Mahful saat memimpin Raker.

Selain mematangkan kepengurusan internal, JMSI Sulteng intens membangun koordinasi dengan pemerintah daerah setempat guna memastikan prosesi pelantikan berjalan mulus begitu Surat Keputusan (SK) terbit.

Langkah ini diambil untuk memperkuat peran perusahaan media siber dalam menjaga iklim informasi yang sehat dan berkualitas hingga ke pelosok daerah.

Tak sekadar memperluas benteng organisasi, JMSI Sulteng juga membidik peningkatan kapasitas insan pers dan pejabat daerah melalui sosialisasi hukum pers.

Mengandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah, program ini dirancang untuk menyelaraskan pemahaman terkait etika, regulasi, dan koridor hukum jurnalistik.

“Penting bagi semua pihak, baik wartawan, pejabat publik, maupun masyarakat untuk memahami batas, hak, serta kewajiban masing-masing agar saling menghormati fungsi jurnalistik,” jelas Mahful.

Di sektor literasi digital, JMSI Sulteng memasang target mengedukasi generasi muda. Pelatihan jurnalistik dasar bakal menyasar para mahasiswa dan siswa SMA di Kota Palu.

Langkah protektif ini diambil agar generasi Z makin jeli membedakan produk pers yang terverifikasi dengan serbuan disinformasi atau hoaks.

“Generasi muda harus paham betul bagaimana sebuah berita diproduksi dan diverifikasi. Ini benteng kita agar mereka tidak gampang termakan maupun menyebarkan kabar burung,” tambahnya.

Menjawab tantangan industri media yang kian dinamis, Raker turut menetapkan program penguatan kapasitas teknologi bagi para pengurus dan pemilik media siber.

Penekanan difokuskan pada penguasaan teknologi digital, baik dalam hal manajemen dapur redaksi, pola distribusi konten, hingga optimalisasi tata kelola bisnis media siber.

Sisi kemanusiaan pun tak luput dari perhatian. Melalui payung “JMSI Peduli”, organisasi ini menyiapkan deretan aksi sosial yang langsung menyasar masyarakat kelas bawah.

“JMSI tidak hanya berbicara soal bisnis dan organisasi media siber. Kehadiran kami harus memberikan dampak konkret, baik untuk peningkatan kualitas pers, literasi publik, maupun kepedulian sosial di Sulawesi Tengah,” pungkas Mahful. *

Pasang Iklan Anda Disini_1