Close
IMG-20260928-WA0012

Kwaran Pagimana Kecewa Terhadap Keputusan Juri pada Perlombaan Kemah Prestasi IV Kwarcab Banggai 2026

796 dilihat
Kwaran Kecamatan Pagimana. (FOTO: Anto Yasin)
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Pagimana — Pelaksanaan Kemah Prestasi IV Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Banggai 2026 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Desa Arga Kencana, Kecamatan Moilong, menyisakan kekecewaan bagi peserta Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Pagimana.

Kekecewaan tersebut muncul setelah sejumlah hasil perlombaan yang diumumkan panitia dan dewan juri dinilai tidak sesuai dengan hasil penampilan yang ditunjukkan peserta Kwaran Pagimana.

Para peserta dan pembina Kwaran Pagimana mengaku sedih dan kecewa terhadap hasil keputusan juri.

Mereka menilai sejumlah perlombaan yang diikuti telah dipersiapkan secara maksimal dan menjadi pembanding dengan penampilan dari Kwaran lainnya.

Ketua Kwaran Kecamatan Pagimana, Hamdi Djapong, mengatakan pihaknya tetap menerima apapun hasil keputusan dewan juri secara legowo.

Namun, menurutnya, proses penjurian ke depan perlu dilakukan secara lebih transparan.

“Apapun hasilnya kita tetap legowo. Namun, hati kecil selamanya berperang, mana yang benar dan mana yang salah. Ini perlu diperbaiki ke depan. Selain mempersiapkan tim dengan maksimal, dewan juri seharusnya mengumumkan perolehan nilai setelah kegiatan selesai dan tidak menunggu terlalu lama,” ujar Hamdi.

Menurutnya, usaha para peserta Kwaran Pagimana dalam mengikuti seluruh perlombaan sangat luar biasa.

Bahkan, peserta dan pembina Pagimana turut menyaksikan penampilan Kwaran lainnya sehingga memiliki pembanding terhadap hasil penampilan masing-masing.

“Kami menyaksikan bukan hanya lomba dari Kwaran Kecamatan Pagimana saja, tetapi semua Kwaran. Jadi sudah ada pembanding, di mana titik kurang dan titik lemahnya,” katanya.

Hamdi juga mempertanyakan proses penilaian yang dilakukan oleh dewan juri.

“Proses penjurian itu saya nilai yang ada di sana itu nilai rahasia, yang ada campur tangannya,” ucapnya.

Ia menegaskan, seluruh cabang perlombaan diikuti Kwaran Pagimana dengan persiapan maksimal. Karena itu, hasil yang diumumkan panitia menjadi kekecewaan tersendiri bagi kontingen Pagimana.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Kontingen Kwaran Pagimana, Nurhaida Lasimpala, mengatakan salah satu hasil yang paling mengecewakan adalah pada lomba Pionering dan Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB).

Menurut Nurhaida, peserta dari tingkat SD, SMP hingga SMA telah memberikan penampilan secara maksimal. Namun, sejumlah cabang yang mereka ikuti tidak memperoleh juara.

“Yang sangat saya harapkan adalah lomba Pionering, teknik kepramukaan dalam membuat model bangunan darurat menggunakan perlengkapan tongkat kayu dan tali Pramuka yang dirangkai melalui teknik simpul serta ikatan. Begitu juga LKBB, itu tidak ada yang salah, baik tingkat SD, SMP maupun SMA. Kesemuanya tidak mendapatkan juara, padahal penampilan mereka semuanya baik sekali dan maksimal,” ungkap Nurhaida.

Ia menyebutkan, selain Pionering dan LKBB, lomba yel-yel serta sandi juga telah dipersiapkan dengan maksimal.

“Pionering, LKBB, yel-yel dan sandi itu tidak ada yang salah dalam perlombaan dan sesuai yang ditentukan. Untuk ke depan kami tidak tahu bagaimana, karena ada kekecewaan dari para pelatih,” katanya.

Nurhaida juga mengapresiasi perjuangan para peserta yang tampil dengan berbagai perlengkapan pendukung atau properti dalam setiap perlombaan.

“Kalau properti untuk Kwaran Pagimana luar biasa. Semua lomba tampil dengan properti dan semuanya maksimal. Anak-anak puas karena merasa tidak ada yang salah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Koordinator DKR Kwaran Pagimana, ND. Ia mengaku sangat kecewa dengan hasil sejumlah perlombaan yang dinilai tidak sesuai dengan penampilan kontingen Pagimana.

“Begitu sangat kecewa karena hasil lomba Pionering, LKBB, Sandi Kotak dan Jelajah Tangguh tidak masuk akal dan tidak sesuai,” kata ND.

Menurutnya, sebelum mengikuti perlombaan, peserta Kwaran Pagimana telah melalui proses latihan dan evaluasi secara berulang. Setiap kesalahan yang ditemukan saat latihan langsung diperbaiki sebelum peserta kembali menjalani latihan.

“Kami tampil dengan baik dan maksimal,” ujar ND. *

Reporter: Anto Yasin

Pasang Iklan Anda Disini_1