Close

Tak Tega Lihat Warga Gelap Gulita, Beniyanto Tamoreka Turun Tangan Desak PLN Luwuk Tuntaskan Krisis Listrik Banggai

75 dilihat
Anggota DPR RI, Ir. Beniyanto Tamoreka (kiri) saat bertandang Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelayanan Pelanggan (UP3) Luwuk, Sabtu (17/10). (FOTO: Istimewa)
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk — Gelap gulita yang menyelimuti malam-malam warga di Kecamatan Bunta, Nuhon, dan Simpang Raya bukan sekadar persoalan padamnya lampu.

Akan tetapi di balik setiap pemadaman listrik, ada aktivitas ekonomi warga yang terhenti, anak-anak sekolah yang terpaksa belajar di bawah temaram lilin, serta keresahan harian keluarga yang mendambakan kenyamanan di rumah mereka sendiri.

Paham betul akan getir yang dirasakan masyarakat di Daerah Pemilihannya, Anggota DPR RI, Ir. Beniyanto Tamoreka, tidak tinggal diam.

Pada Sabtu (17/10), pria yang dikenal dekat dengan masyarakat Banggai ini secara khusus mendatangi Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelayanan Pelanggan (UP3) Luwuk.

Kunjungannya bukan sekadar agenda protokoler belaka. Melainkan bentuk kepedulian mendalam dan ketegasan seorang wakil rakyat yang hadir menyuarakan jeritan hati warganya.

Di hadapan manajemen PLN, Beniyanto menegaskan bahwa krisis listrik yang melanda tiga kecamatan tersebut harus segera diselesaikan tanpa menunda-nunda lagi.

Bagi Beniyanto yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banggai ini, listrik adalah kebutuhan dasar yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Setiap jam pemadaman berarti ada roda kehidupan warga yang terhambat.

“Persoalan pemadaman ini harus ditangani secara serius dan cepat. Kita tidak boleh membiarkan aktivitas harian dan kenyamanan masyarakat terus-menerus terganggu,” ujar Beniyanto penuh penekanan, menyuarakan harapan ribuan kepala keluarga yang terdampak.

Menyambut kepedulian dan desakan hangat dari legislatif, Kepala PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, memaparkan akar masalah yang sedang dialami.

Ia menjelaskan bahwa gangguan pasokan ini ditengarai oleh fenomena kekeringan yang menurunkan debit air Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Ampana, kerusakan mesin pembangkit yang kini unit penggantinya sedang dalam pengiriman, serta agenda pemeliharaan rutin.

Mendengar kondisi tersebut, Beniyanto mendesak agar komitmen pemulihan tidak sekadar menjadi janji di atas kertas.

Hasilnya, pihak PLN UP3 Luwuk berkomitmen penuh untuk menyelesaikan penanganan darurat ini dalam tempo dua hari.

Tak hanya itu, sebagai jawaban atas keresahan jangka panjang masyarakat, PLN juga tengah memprogramkan penarikan dan perluasan jaringan listrik dari Luwuk hingga menembus wilayah Nuhon.

Langkah strategis ini diharapkan menjadi benteng keandalan pasokan listrik agar warga Bunta, Nuhon, dan Simpang Raya tak lagi dibayang-bayangi krisis serupa di masa depan.

Bagi Beniyanto, penyelesaian jangka pendek tentu sangat dinantikan, namun solusi jangka panjang adalah harga mati.

Ia mengingatkan PLN untuk selalu menyiapkan langkah-langkah preventif agar krisis listrik tidak menjadi “lagu lama” yang terus berulang di Kabupaten Banggai.

Sikap proaktif dan ketegasan Beniyanto Tamoreka ini menjadi bukti nyata hadirnya sosok pemimpin yang cepat tanggap di tengah kesulitan rakyatnya.

Warga kini menaruh harapan besar agar komitmen pemulihan listrik dalam dua hari ini terealisasi sepenuhnya, membawa kembali terang dan senyum hangat di setiap sudut rumah masyarakat Banggai. *

Editor Sofyan Labolo

Pasang Iklan Anda Disini_1