Mengawal Konstitusi dari Daerah, Anggota DPR RI Ir. H. Beniyanto Gelar Sarasehan MPR RI di Luwuk

Sofyan136 dilihat
Anggota DPR RI Ir. H. Beniyanto menggelar sarasehan MPR RI di Luwuk. (FOTO: Sofyan Labolo Luwuk Times)
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk— Kota Luwuk bergemuruh oleh semangat kebangsaan. Di tengah dinamika geopolitik global yang kian dinamis, Ir. H. Beniyanto, anggota MPR/DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah, hadir langsung menyapa masyarakat, tokoh agama dan generasi muda di Luwuk pada Sabtu, 7 November 2026.

Sarasehan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk merajut pemahaman mendalam tentang peran strategis MPR RI sebagai rumah kebangsaan, pengawal konstitusi, dan penjaga kedaulatan rakyat.

Dalam pemaparannya, legislator yang juga menjabat sebagai Ketua Pokja Bidang Organisasi di DPP Golkar ini mengajak audiens bernostalgia sejenak sambil merefleksikan perjalanan demokrasi Indonesia.

Beniyanto membedah transformasi besar MPR RI sejak era 1980-an, di mana MPR dahulu merupakan lembaga tertinggi negara, hingga era sistem presidensial pasca-reformasi 1998 dan amendemen konstitusi tahun 2003.

Kini, kekuatan MPR RI disokong oleh kolaborasi solid dari 580 anggota DPR RI dan 152 anggota DPD RI (yang masing-masing provinsi diwakili 4 orang), dengan total lebih dari 700 suara penjaga aspirasi bangsa.

Beniyanto juga menyoroti pentingnya pembaharuan pola pikir (update) dalam pembangunan nasional. Termasuk lahirnya aturan Pokok-Pokok Haluan Negara pada 25 Agustus 2026.

Aturan ini krusial agar arah pembangunan nasional melalui RPJMN tidak sekadar ganti arah setiap kali terjadi pergantian kepresidenan, melainkan memiliki kesinambungan yang kokoh dari pusat hingga ke daerah.

Sebagai wakil rakyat di Komisi XII DPR RI, Beniyanto menegaskan komitmennya dalam mengawal pelayanan publik dan khusus, termasuk memastikan keberlanjutan subsidi bagi kelompok rentan seperti anak yatim.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran geopolitik bahwa setiap dinamika global pasti berdampak hingga ke daerah.

“Kami di DPR RI sering meneriakkan satu hal. Indonesia itu bukan hanya di Jakarta. Selama 20 tahun saya tinggal di Jakarta, saya melihat langsung bagaimana seluruh anggota DPR RI tetap loyal dan memperjuangkan daerah pemilihannya masing-masing,” tegas Beniyanto di hadapan para peserta sarasehan.

Ia juga berpesan kepada para Gen Milenial, Gen Z, hingga Gen Alfa agar lebih bijak menyaring informasi.

Di tengah derasnya arus disinformasi, kondisi riil pemerintahan di pusat dipastikan berjalan stabil dan kondusif, jauh berbeda dari narasi-narasi cemas yang sering berseliweran di layar gawai.

Acara yang turut diperkaya oleh pemaparan dari Staf Ahli Anggota DPR RI, Fitra Noho, terkait tugas dan fungsi MPR RI.

Dan para peserta sarasehan, Beniyanto berharap dapat meneruskan diskursus positif ini kepada kerabat dan lingkungan sekitar, sekaligus memperkuat ketahanan sosial melawan hoaks. *

Reporter Sofyan Labolo

Pasang Iklan Anda Disini_1