LUWUK TIMES, Luwuk – Musyawarah Kabupaten (Mukab) ke-VIII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Banggai Tahun 2026 yang digelar di Estrella Hotel Luwuk, Minggu (08/11/2026), berlangsung semarak dan penuh semangat konsolidasi ekonomi lokal.
Mengusung tema “Kolaborasi dan Sinergitas KADIN Banggai dalam Optimalisasi Potensi Lokal Menuju Banggai yang Mandiri, Produktif, dan Berdaya Saing”, forum tertinggi organisasi dunia usaha di Banggai ini dibuka dengan nuansa seni budaya lewat Tarian Molabot persembahan SMAN 3 Luwuk, penghormatan 8 anggota Paskibraka Kabupaten Banggai, serta tayangan slide profil jajaran pengurus KADIN.
Di hadapan jajaran pejabat Pemkab Banggai, wakil rakyat, dan para pelaku usaha, Ketua KADIN Kabupaten Banggai, H. Beniyanto, menyampaikan pidato yang menegaskan komitmen KADIN dalam mengawal keberpihakan terhadap pengusaha daerah.
Dalam penegasannya, Beniyanto menyoroti potensi besar sektor tambang dan migas di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Banggai, yang menurutnya harus dirasakan manfaat langsungnya oleh pelaku usaha lokal.
“Khusus di bidang pertambangan, Kepmen 365 menegaskan bahwa seluruh operasional tambang harus memperdayakan perusahaan lokal. Ini yang ke depan menjadi agenda strategis yang harus kita terapkan secara konsisten di daerah,” tegas Beniyanto.
Tak hanya sektor tambang, Beniyanto juga mendorong terobosan di bidang industri gas melalui pola konsorsium dengan perusahaan daerah.
Bahkan, ia menyampaikan seruan terbuka kepada pemerintah daerah, DPRD, hingga aparat penegak hukum agar tender penunjukan langsung (PL) mengedepankan sinergi bersama asosiasi usaha resmi.
“Untuk tender di daerah yang sifatnya Penunjukkan Langsung (PL), tolong libatkan perusahaan lokal. Seharusnya PL ini dikerjasamakan atau diberikan melalui wadah asosiasi seperti KADIN, Gapensi, maupun HIPMI. Mengapa? Karena asosiasi yang paling memahami kapasitas dan kapabilitas kontraktor di daerah,” ujar Beniyanto yang disambut hangat para peserta musyawarah.
Mengilas balik masa kepemimpinannya sejak 2020, Beniyanto mengenang perjuangan KADIN Banggai saat bangkit dari krisis pandemi COVID-19, hingga berhasil memfasilitasi bantuan pengisian oksigen medis, sebuah pencapaian nyata KADIN Banggai yang menjadi yang terdepan di antara 13 kabupaten/kota se-Sulteng.
Selain itu, KADIN Banggai terus memfasilitasi kemitraan strategis dengan korporasi besar seperti JOB Tomori dan Pertamina agar kontraktor daerah mampu bersaing dalam tender industri migas.
“Bila ada kekurangan selama kami memimpin KADIN Banggai sejak tahun 2020, atas nama pribadi dan pengurus kami menyampaikan permohonan maaf. Namun, jika ruang pengabdian ini masih dipercayakan oleh para anggota, kami menyatakan siap melanjutkan dan menuntaskan agenda program kerja lima tahun ke depan,” pungkas Beniyanto.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, H. Agus Damalante, SE, dalam laporannya menyampaikan bahwa Mukab ke-VIII ini bertujuan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2020–2025, menetapkan arah program kerja strategis lima tahun ke depan, mempererat jalinan silaturahmi antar pelaku usaha, serta memilih Ketua KADIN Banggai periode 2026–2031.
Agus memaparkan, Mukab VIII diikuti oleh 43 asosiasi pengusaha selaku peserta resmi, 3 orang peninjau, serta dihadiri 39 tamu undangan dari berbagai unsur.
Hadir dalam pembukaan perhelatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Ramli Tongko yang hadir mewakili Bupati Banggai, Ketua DPRD Banggai H. Saripudin Tjatjo, Wakil Ketua I KADIN Sulteng Iksan Safrudin (mewakili Ketua KADIN Sulteng Ghufron Ahmad) dan Dewan Pertimbangan Irwanto Kulap.
Selain itu, Kapolresta Banggai Kombes Pol Hendri Yulianto, Kadis Pendidikan Syafrudin Hinelo, Kadis Nakertrans Wely Ismail, Kadis Kesehatan, tokoh pengusaha Maryam Tamoreka, serta jajaran pimpinan asosiasi usaha, UMKM, dan insan akademisi. *
Reporter Sofyan Labolo














