PAGI itu, suasana di Gereja Immanuel Luwuk terasa sedikit berbeda dari Minggu biasanya. Di tengah kekhusyukan ibadah, kehadiran sejumlah aparat kepolisian bukan datang untuk berjaga dengan wajah kaku, melainkan menyapa hangat dengan senyuman.
LEWAT program “Minggu Kasih” yang digelar pada Minggu (8/11/2026), Kapolresta Banggai, Kombes Pol Hendri Yulianto, S.I.K., M.H., memilih turun langsung untuk duduk berdampingan dan mendengarkan suara hati para jemaat.
Didampingi jajaran pejabat utama Polresta Banggai, perjumpaan ini menjadi ruang dialog yang akrab antara pelindung masyarakat dan warga yang dilayaninya.
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan itu, Kombes Pol Hendri memperkenalkan sebuah semangat baru, “Polisi Bersama Masyarakat”.
Kalimat sederhana ini bukan sekadar slogan. Melainkan sebuah komitmen nyata bahwa rasa aman dan damai di Kota Luwuk hanya bisa terwujud jika polisi dan warga berjalan beriringan sebagai sahabat.
Ia juga berpesan kepada seluruh jemaat agar senantiasa merawat kerukunan dan toleransi yang selama ini telah menjadi identitas indah bumi Banggai.
Di tengah derasnya arus informasi saat ini, warga diingatkan untuk tidak mudah terpancing oleh kabar bohong atau isu-isu provokatif yang sengaja dihembuskan pihak tak bertanggung jawab untuk memecah belah persaudaraan.
Kehangatan Minggu pagi itu semakin terasa ketika Ketua Jemaat Gereja Immanuel, Pdt. Calvary Kupagan, S.Th., mengambil kesempatan untuk menyampaikan apresiasi dari lubuk hatinya.
Dengan senyum mengembang, ia memuji langkah cepat Polresta Banggai khususnya tim URC Resmob Tompotika, yang selama ini sigap membongkar berbagai tindak kriminal di wilayah tersebut.
“Banyak pengungkapan kasus yang kami pantau lewat pemberitaan dan media sosial. Hal ini tentu menjadi perhatian kami dan mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat,” ungkap Pdt. Calvary penuh rasa syukur.
Pertemuan sederhana di penghujung akhir pekan itu membuktikan bahwa keamanan bukan sekadar urusan hukum dan ketertiban semata. Tapi lebih dari itu tentang terbangunnya sebuah jembatan hati.
Dari Gereja Immanuel Luwuk, pesan tentang kedamaian, kerukunan, dan indahnya kebersamaan kembali bergema, merangkul setiap jiwa yang hadir dalam dekap kasih persaudaraan. *
Sumber Polresta Banggai














