
Reporter Sofyan Labolo
LUWUK— Atlet panjat tebing Fernando Kekung kabarnya akan memperkuat Kota Palu, pada Porprov se Sulteng Kabupaten Buol tahun 2022.
Apabila prediksi itu benar, maka kontingen Kabupaten Banggai akan kehilangan banyak medali pada ajang olahraga tingkat regional tersebut.
Berpindahnya Nando-sapaan akrab peraih tiga medali emas buat Kabupaten Banggai pada Porprov Kabupaten Parigi Moutong tahun 2019, untuk kontingen Kota Palu cukup beralasan.
Pasalnya, Fernando Kekung saat ini aktif sebagai ASN di Kota Palu.
Sehingga peluang untuk mengusung bendera Kota Palu pada laga empat tahunan tersebut sangat terbuka lebar.
Dan sebaliknya kans Nando untuk kembali memperkuat Kabupaten Banggai sangat tipis.
Nando boleh dibilang rajanya panjat tebing di Sulteng.
Semifinalis PON ke XX Papua ini, nyaris tidak punya kompetitor di provinsi yang memiliki 13 kabupaten/kota ini.
Kabupaten Banggai sangat diuntungkan dengan tampilnya Nando pada Porprov Parigi Moutong.
Pada kelas andalannya yakni speed world record, bolder perorangan serta beregu campuran, Nando mengoleksi sejumlah medali.
Dari 4 emas, 2 perak dan 1 perunggu, yang dikumpulkan atlet panjat tebing Banggai, 3 emas dan 2 perak diantaranya hasil keringat Nando.
Nah, apabila benar Nando hengkang ke Kota Palu, maka peluang panjat tebing Kabupaten Banggai tipis untuk merebut medali.
Tanggapan
Terkait dengan rumor itu, Sekretaris Pengkab Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Banggai, Imanuel Monggesang memberi tanggapan.
Kepada Luwuktimes.id Senin (25/10), Nuel-sapaan akrabnya mengatakan, kondisi itu bukan tidak mungkin terjadi.
Selain setahun lalu Nando terangkat sebagai ASN dan kini berdinas di BKD Kota Palu juga status Nando saat ini adalah atlet PON.
Meski begitu sambung Nuel, FPTI Banggai tetap menaruh harapan besar buat Nando agar tetap memperkuat kontingen Kabupaten Banggai pada Porprov tahun depan.
“Kami dari FPTI tetap berharap Nando kembali perkuat Kabupaten Banggai,” ucap Nuel.
Prestasi
Atlet kelahiran 22 Maret 1995 ini memang memiliki segudang prestasi. Padahal Nando baru mengenal cabang panjat tebing sejaak tahun 2013 lalu.
Meski baru tujuh tahun lebih, tapi dia sudah mengoleksi sejumlah predikat jawara.
Yakni juara 2 Palu Nomoni Open Bouldering Championship se Indonesia, meraih 3 emas dan 2 perak pada Porprov Parigi Moutong dan meraih medali perak pada Pra kualifikasi PON di Pinrang. *
Discussion about this post