

BANGGAI, Luwuk Times — Bupati Banggai H. Amirudin tak menampik jika saat kampanye Pilkada 2020 lalu ia menjanjikan akan membangun pabrik saus tomat di Kabupaten Banggai. Hanya saja planning tersebut tak terealisasi.
Bertempat di studio Jiwaku, Bupati Amirudin memberi penjelasan sehingga program populis untuk masyarakat Kabupaten Banggai itu tak terwujud.
Bupati Amirudin mengaku ide itu muncul, karena sebelumnya ia melihat kondisi sebagian masyarakat Kabupaten Banggai yang cenderung bercocok tanam tomat. Bahkan kala itu hasilnya cukup berlimpah.
“Saat saya duduk santai di Lenye. Melihat bagaimana Lenye berkembang. Kemudian sampai ke Bualemo. Bagaimana ketika orang panen tomat. Kalau 3 Rp500 itu lebih banyak diberikan kepada sapi. Sehingga muncul ide. Jika insya Allah jadi (Bupati) saya akan bangun pabrik,” kata Bupati Amirudin.
Dan niatan tersebut ditindak lanjutinya, dengan mendatangkan investor dari luar Kabupaten Banggai.
“Setelah itu saya datangkan teman dari Jakarta untuk melihat sekaligus membangun pabrik saus tomat dan saus cabe,” ucap Amirudin.
Akan tetapi tambah Amirudin, setelah investor itu bertandang sekaligus melihat langsung di lapangan, ternyata tidak punya progress.
“Tapi setelah mereka menilai bahwa konsistensi petani kita tidak ada. Kadang-kadang mereka tanam tomat, besoknya berubah. Tidak sepanjang tahun bertahan dengan menanam tomat. Sehingga belum bisa dilakukan,” katanya.
Apalagi di Lenye sambung Amirudin, saat ini sudah jarang sekali menanam tomat. Justru beralih menanam buah naga.
“Itu alasannya sehingga pabrik yang kita janjikan tersebut tidak terealisasikan,” jelas Amirudin. *
Baca: Di Studio Jiwaku, Bupati Amirudin Paparkan Keberhasilannya Pimpin Kabupaten Banggai
Discussion about this post