

Reporter Sofyan Labolo
LUWUK— Kabupaten Banggai resmi menjadi tuan rumah pelaksanaan pekan olahraga provinsi (Porprov) ke IX se Sulteng tahun 2022. Legalitas itu ada, setelah Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura menetapkan Banggai sebagai pusat pelaksana kegiatan olahraga empat tahunan tersebut.
Lantas bagaimana dengan pembagian porsi anggaran antara Pemprov Sulteng dan Pemda Banggai, pasca Kabupaten Buol menyatakan tidak siap menjadi tuan rumah Porprov tahun depan?
Sekretaris Umum KONI Sulteng Husin Alwi kepada Luwuk Times Jumat (17/12) menjelaskan, akan ada dana sharing antara Pemprov Sulteng dengan pemerintah daerah, dalam hal ini Kabupaten Banggai.
“Sudah pasti akan ada dana sharing,” kata Husin Alwi.
Hanya saja berapa pembagian porsi, Sekum KONI Sulteng belum memberi gambaran.
“Biasa 60:40 atau 70:30. Tapi tergantung pembicaraan. Dan itu akan terbahas dalam workshop,” ucap Husin Alwi.
Baca juga: Mengenal Keunikan Sirkuit Non Permanen Tugu Adipura Luwuk
Selain masalah sharing anggaran lanjut Husin Alwi, dalam workshop juga akan membahas tentang kesiapan kelembagaan dan kesiapan fasilitas olahraga.
Sebelumnya, Sekum KONI Sulteng meninjau sejumlah venue yang ada di Kota Luwuk.
Husin Alwi tidak sendiri. Ia didampingi sejumlah pengurus KONI Sulteng. Mereka antaranya, Bendahara Umum Andi Nur B Lamakarate, Direktur Eksekutif M Warsita, Wakil Ketua Helmy Umar dan Hendy Sagala, Kabid umum Sekretariat KONI Sulteng Rahman T Mayang dan media KONI Sulteng.
Berawal pada Padepokan IPSI, lapangan tenis, lapangan bola voli dan Graha Pemda. Kesemuanya berada pada kawasan Gelora Luwuk.
Tim KONI Sulteng selanjutnya mengunjungi lapangan Alun Alun Bumi Mutiara serta berakhir pada Sudarto Sport Center atau SSC.
Wakil Sekretaris yang juga Kepala Sekretariat KONI Banggai, Sugiarto Djanun memberi penjelasan satu persatu venue yang disambangi siang itu. *
Discussion about this post