Sulteng

Dituding Terima Uang 200 Juta dari Pengusaha Jakarta, Gubernur Sulteng Rusdy Mastura Klarifikasi

831
×

Dituding Terima Uang 200 Juta dari Pengusaha Jakarta, Gubernur Sulteng Rusdy Mastura Klarifikasi

Sebarkan artikel ini
Editor: Sofyan Labolo
Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura. (Foto: Istimewa)

Luwuk Times, Palu — Kabar tak sedap dialamatkan kepada Rusdy Mastura. Gubernur Sulteng ini dituding menerima uang 200 juta dari seorang pengusaha di Jakarta. Mantan Walikota Palu dua periode ini pun angkat bicara.

Rilis Biro Administrasi Pimpinan yang diterima Luwuk Times, Rabu (22/11/2023) tadi malam, Gubernur H Rusdy Mastura memberikan klarifikasi atas dugaan dirinya menerima aliran dana sebesar Rp 200 juta dari Rosi, seorang pengusaha di Jakarta.

Rusdy menegaskan bahwa tuduhan itu tidak benar.

“Dimana dia (Rosi) kasih duit saya? Supaya saya tahu jelas. Jangan jadi fitnah bilang ke dia,” kata Gubernur Rusdy Mastura saat jumpa pers di Rujab Siranindi Jalan Moh Hatta Palu, Rabu sore (22/11/2023).

Baca:  Peringati Satu Abad NU di Luwuk

Gubernur benar-benar tidak terima disebut-sebut menerima uang. Apalagi keperluannya untuk membiayai persiapan pelantikan dirinya kala itu.

Bahkan menurut Cudy sapaan akrab Gubernur Rusdy Mastura, bukan hanya dirinya yang tidak terima atas tuduhan itu. Tapi juga orang-orang dekat dan para pendukungnya.

“Banyak orang-orang fanatik saya marah soal itu. Mereka tidak percaya dan minta diluruskan isu terima uang,” tegas Cudy.

Ia juga menyinggung pencatutan namanya yang sering dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Baca:  Mendagri akan Evaluasi Daerah yang Gagal Kendalikan Harga Pangan

“Sekarang banyak yang suka bawa-bawa nama dan mengaku dekat dengan Gubernur atau pejabat ini dan pejabat itu,” ungkap Cudi.

Olehnya itu, Cudy berharap kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan atas pencatutan namanya, silahkan berurusan antara mereka.

Jangan kaitkan atau sengaja menghubung-hubungkan dengan dirinya sebagai Gubernur Sulawesi Tengah.

“Pinjam meminjam uang itu urusan kalian. Jangan bawa-bawa saya. Silahkan kalian yang berurusan. Jangan seret-seret saya sebagai Gubernur dong,” pungkasnya. *

Ikuti Berita Luwuk Times di Google News

error: Content is protected !!