LUWUK, LUWUk TIMES – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk memperluas jangkauan internasionalnya dengan menggandeng General de Jesus College dari Filipina dalam kemitraan akademik.
Kedua institusi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) secara virtual pada Rabu, 28 Mei 2025, sebagai langkah konkret memperkuat jaringan pendidikan tinggi di Asia Tenggara.
Rektor Unismuh Luwuk, Dr. Sutrisno K Djawa, SE., MM., langsung menandatangani perjanjian ini bersama Rektor General de Jesus College Filipina, Dr. Jeffrey P. Franco, CPA, PhDBA. Wakil Rektor IV Bidang AIK dan Kerjasama, Suma K Saleh.
Turut mendampingi dalam acara tersebut bersama jajaran pimpinan universitas, yaitu WR I Dr. Agung K Djibran, WR II Nirwan Moh Nur, WR III Dr. Kisman Karinda, serta para dekan dari berbagai fakultas.
Dr. Sutrisno menyampaikan rasa bangganya terhadap kolaborasi ini. Ia menyebut kemitraan ini sebagai langkah awal untuk saling berbagi ilmu, budaya, dan inovasi antar bangsa.
“Kami tidak ingin pendidikan terkungkung batas negara. Kolaborasi ini akan membuka peluang baru untuk bertukar pengalaman akademik yang kaya,” ujarnya.
Kedua institusi sepakat menjalankan berbagai bentuk kegiatan bersama. Mereka akan melaksanakan pertukaran dosen dan mahasiswa.
Serta mengembangkan penelitian kolaboratif, mengadakan seminar dan simposium, serta merancang pengayaan kurikulum secara daring dan luring.
Unismuh Luwuk terus mendorong internasionalisasi kampus melalui kolaborasi semacam ini.
Dr. Sutrisno menegaskan bahwa membangun jejaring global merupakan investasi strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan dan memperluas wawasan sivitas akademika.
General de Jesus College Filipina juga menunjukkan semangat kolaboratif yang tinggi. Kedua pihak sepakat untuk menyusun dan menyetujui setiap kegiatan bersama berdasarkan prinsip kesetaraan dan kepentingan bersama.
Dengan kerja sama ini, Unismuh Luwuk menunjukkan kesiapannya menjadi bagian dari komunitas akademik global.
Langkah ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk belajar lintas budaya dan menambah pengalaman internasional secara langsung. *





