LUWUKTIMES.ID – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, untuk mengingatkan pentingnya pendidikan sebagai pondasi utama membangun masa depan daerah dan generasi muda.
Melalui unggahan akun Facebook pribadinya Senin (4/5/2026), Amirudin menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar proses belajar di sekolah. Melainkan jalan untuk memanusiakan manusia dan memperjuangkan masa depan yang lebih baik.
“Pendidikan tak hanya mempertajam kecerdasan. Tetapi juga memperhalus perasaan. Pendidikan adalah akar untuk memanusiakan manusia,” tulis Amirudin.
Dalam refleksinya pada peringatan Hardiknas yang diperingati setiap 2 Mei, Amirudin juga mengingatkan kembali perjuangan Ki Hajar Dewantara yang menjadi pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia.
Menurutnya, meski zaman terus berubah, perjuangan menghadirkan pendidikan yang layak hingga kini belum benar-benar selesai. Berbagai tempat, masih ada masyarakat yang belum menikmati akses pendidikan secara maksimal.
Ia menilai pendidikan merupakan hak dasar seluruh rakyat Indonesia yang harus kita perjuangkan bersama, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.
“Melalui pendidikan, setiap manusia diharapkan mampu berdaya untuk masyarakat, keluarga, bahkan memperjuangkan hak atas dirinya sendiri,” lanjutnya.
Amirudin juga mengutip filosofi pendidikan yang selama ini melekat dalam dunia pendidikan nasional, yakni “Di depan memberi teladan, di tengah membangun semangat, dan di belakang memberi dorongan.”
Filosofi tersebut, kata dia, menjadi semangat Pemerintah Kabupaten Banggai dalam membangun kolaborasi bersama masyarakat agar setiap program pembangunan berjalan berkesinambungan.
Akhir pesannya, Amirudin menyampaikan ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional kepada seluruh masyarakat Banggai.
“Pendidikan yang baik untuk anak-anak kita adalah jalan menuju masa depan Kabupaten Banggai,” tutupnya. *
















