

Reporter Sofyan Labolo
LUWUK— Ketua Umum KONI Kabupaten Banggai Muntasar Abd. Azis sejatinya menjabat sebagai Ketua Kontingen Porprov IX Sulteng Kabupaten Banggai. Tapi jabatan itu tak mendapat responnya. Muntasar punya alasannya.
Pada rapat bersama Ketua Bidang KONI Banggai dan perwakilan cabang olahraga peserta Porprov IX Sulteng bertempat aula KONI Banggai Rabu (18/05/2022) tadi malam, mantan Ketua Gapensi Kabupaten Banggai ini memberi penjelasan.
Terkait pembentukan struktur panitia kontingen Porprov Banggai kata Muntasar, ia sudah berkonsultasi dengan Bupati Banggai H. Amirudin.
Saran Bupati Amirudin kata Muntasar, untuk unsur KSB (Ketua, Sekretaris dan Bendahara) berasal dari KSB KONI Banggai.
“Kami sudah berkonsultasi dengan Bupati. Dan kami dapat arahan, bendahara nya adalah bendahara KONI, sekretaris kontingen dari sekretaris KONI dan ketua nya ketum KONI,” ucap Muntasar.
Kesehatan
Akan tetapi sambung Muntasar, khusus jabatan Ketua Kontingen Porprov Banggai, ia melegitimasi Syaripudin Abas. Dengan alasan kondisi kesehatan tidak stabil.
“Tapi karena saya sakit dan akan check up pada Jumat pagi, sehingga saya serahkan jabatan Ketua Kontingen Porprov Banggai pada ketua Harian KONI Saripudin Abas,” kata Muntasar.
Dan untuk komposisi panitia kontingen, Muntasar menyarankan segera diisi.
Muntasar kembali berujar, kepada 25 cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga di Porprov IX Sulteng November 2022 mendatang silakan mengikuti kejuaraan. Yang intinya sasarannya adalah dalam rangka menghadapi Porprov.
“Silakan bikin kegiatan. Yang penting sasarannya Porprov,” ucapnya.
Semalam Muntasar sempat meng absen para perwakilan Pengkab. Dari 25 cabor, dua tak hadir. Yakni atletik dan balap sepeda.
Tidak hadirnya perwakilan Pengkab Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Banggai langsung mendapat klarifikasi. Pada hari bersamaan, PASI Banggai menggelar rapat internal.
Beda dengan cabor balap sepeda. AlasanKetidak hadiran para pengurusnya belum ada jawaban.
Anggaran
Pada rapat itu, Muntasar juga menyampaikan terkait kesiapan anggaran KONI Banggai.
Muntasar merincikannya, untuk dana kontingan Banggai yang kini berada pada kas KONI Rp 2 miliar, biaya pembinaan Rp 2,2 miliar lebih serta dana untuk panpel Porprov yang ada di KONI dan di Dispora Rp 1,2 miliar.
“Kalau nanti kurang, maka itu adalah urusan Bupati dan Gubernur,” ucap Muntasar. *
Discussion about this post