
LUWUK, Luwuktimes.id – Tak hanya ketua tim pemenangan koalisi pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati Banggai, Hj. Sulianti Murad-H. Zainal Abidin Alihamu (HATIMU), Masnawati Muhammad yang membantah tuduhan politik uang.
Juru bicara (jubir) paslon nomor urut 01 tersebut juga meluruskan informasi yang beredar di media sosial tentang ditangkapnya tim paslon HATIMU, menyusul ditemukannya uang ratusan juta di dalam mobil saat berada di Kecamatan Balantak.
“Itu uang saksi untuk dapil III,” kata Julius Tipa kepada Luwuktimes.id, Sabtu (05/12).
Julius yang juga Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Banggai ini mengatakan, paslon HATIMU sudah berkomitmen main bersih di kontestasi pilkada 2020. Sehingga tidak ada niatan untuk melakukan politik uang.
Baca juga: Di Bunta Lebih dari 2 KPPS Reaktif, Alwin: Kami Langsung Ganti
Mestinya sambung Julius harus dibedakan mana biaya politik dan politik uang. Untuk dana saksi di TPS tekan Julius bagian dari biaya politik di pilkada.
Paslon HATIMU sambung Tenaga Ahli Fraksi Partai Gerindra DPRD Banggai ini, menyiapkan ribuan saksi di 771 TPS se Kabupaten Banggai. Setiap TPS ada empat saksi yang ditugaskan.
“Sebanyak 3.084 saksi di 771 TPS yang disiapkan paslon HATIMU, termasuk saksi di dapil III,” kata Julius. *
(yan)
Discussion about this post