
“Ada 8 orang penyambung lidah rakyat DPRD provinsi. Tambah lagi orang nomor 2 propinsi. Tapi sayang seribu kali sayang. Jalan gunung potong Kaduweng tak kunjung ada perbaikan”
Nain Ali
Reporter Sofyan Labolo
Luwuk Times — Jalan rusak masih menjadi keluhan warga yang berdomisili pada wilayah kepala burung. Kali ini giliran pemuda desa Pangkalaseang Kecamatan Balantak Utara Kabupaten Banggai yang menyorot infrastruktur tak tersentuh perbaikan itu.
“Luar biasa baru torang (kami) punya di gunung potong Kaduweng yang cuma 8 kilo tidak pernah tersentuh (pembangunan). Alinta kai mi’an Balantak (kasian torang orang Balantak),” kata Nain Ali kepada Luwuk Times, Minggu (23/10/2022) tadi malam.
Meskipun tingkat kerusakan ruas jalan itu sudah semakin parah, namun pemerintah provinsi (Pemprov) Sulteng tidak pernah tersentuh hatinya untuk memperbaiki.
“Tingkat parah jalannya sudah luar biasa. Namun sangat kami sayangkan pemerintah propinsi tidak memberikan sentuhan perbaikan jalan kami pada gunung Potong Kaduweng,” ucap Nain.
Gunung Kaduweng
Kalaupun Pemprov Sulteng telah menganggarkan ruas jalan lainnya, mestinya kata Nain kawasan jalan gunung potong Kaduweng paling prioritas. Alasan dia, jalan tersebut tidak rata alias banyak pendakiannya.
Jalan gunung potong Kaduweng sambung Nain menghubungkan beberapa desa. Yakni Ondoliang, Batumandi, Batusimpang, Pangkalaseang Baru dan Desa Pangkalaseang Balantak Utara.
Setelah desa Pangkalaseang barulah masuk pada beberapa desa Kecamatan Bualemo.
Itu artinya sambung Nain, banyak warga yang membutuhkan ruas jalan itu. Sehingga sudah sepantasnyalah menjadi prioritas perbaikan.
Discussion about this post