LUWUK TIMES – Beragam pendapat senator asal Sulawesi Tengah Andhika Mayrizal Amir saat audiens dengan Forum Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Tompotika, bertempat Gedung Senayan DPR, DPD dan MPR RI, Jakarta Senin (20/10/2025).
Forum DOB Kabupaten Tompotika itu dipimpin Rensly Sajaad. Ia bersama para Kepala Desa, tokoh pemuda, pakar serta perwakilan simpatisan Tompotika.
Hadir juga pada pertemuan tersebut, Senator Jupri Mahmud, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banggai I Putu Gumi, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Hariadi Bola dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tengah Husni Patawali.
Andhika Mayrizal Amir menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada tim DOB Tompotika atas semangat, dedikasi, dan kerja keras yang luar biasa dalam memperjuangkan terbentuknya calon kabupaten baru tersebut.
Menurut Andhika, perjuangan pemekaran DOB Tompotika mencerminkan tekad dan aspirasi rakyat untuk mempercepat pemerataan pembangunan.
Termasuk sambung Andhika meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat di wilayah calon daerah baru.
“Saya apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang saling mendukung. Baik Pemprov, Pemda Banggai, DPRD Banggai maupun DPRD Provinsi Sulteng,” kata Andhika.
Terkhusus sambung Andhika, tim pemekaran DOB Tompotika yang telah menunjukkan semangat luar biasa dan konsistensi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Ini bukan sekadar proses administratif. Akan tetapi merupakan wujud nyata dari keinginan kuat semua pihak yang terkait demi masa depan generasi berikutnya,” ujar Andhika Mayrizal Amir.
Tata Kelola Pemerintahan

Lebih lanjut, Andhika menegaskan, pemekaran wilayah harus dipandang sebagai bagian dari strategi nasional untuk memperkuat tata kelola pemerintahan.
Ternasuk memperpendek rentang kendali pelayanan publik, dan mempercepat pembangunan daerah. Sehingga penting niat baik ini kita perjuangkan bersama-sama.
“Pemekaran harus kita iringi dengan kesiapan sumber daya manusia, kapasitas fiskal, serta perencanaan pembangunan yang matang,” nilai Andhika.
“Dengan demikian, DOB Tompotika nantinya dapat tumbuh sebagai daerah yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. Syarat-syarat kita penuhi lalu berjuang untuk terbentuknya Kabupaten yang definitif sesuai amanat konstitusi,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andhika juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah Kabupaten Banggai selaku kabupaten induk, yang secara konsisten memberikan dukungan terhadap upaya pemekaran wilayah Tompotika.
Selain itu, Andhika turut memberikan apresiasi kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, DPRD Kabupaten Banggai, dan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah atas perhatian, dukungan politik, serta komitmen mereka dalam mendorong proses pemekaran Calon DOB Tompotika.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Banggai, pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, DPRD Kabupaten Banggai, dan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah atas dukungan, kerja sama, dan komitmen yang telah ditunjukkan dalam proses perjuangan pemekaran Calon DOB Tompotika,” ucapnya.
“Sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan tim pemekaran merupakan contoh nyata semangat kebersamaan untuk kemajuan bersama,” ungkapnya.
Sebagai perwakilan daerah, Andhika menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemekaran Calon DOB Tompotika.
Sehingga mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat dan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Saya akan terus mengawal aspirasi masyarakat Tompotika pada tingkat nasional. Dengan begitu perjuangan ini memperoleh hasil maksimal yang membawa manfaat besar bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” tutupnya.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, semangat perjuangan tim pemekaran Calon DOB Tompotika dapat terus terjaga hingga terwujudnya pembentukan daerah otonomi baru yang menjadi kebanggaan bersama masyarakat Sulawesi Tengah. *
















