
Bukan sebaliknya sambung politisi PKB ini, memanfaatkan kesempatan untuk dijadikan tunggangan demi sesuatu tujuan dari kelompok tertentu, yang memanfaatkan diluar dari visi-misi tentang bagaimana memajukan sepak bola di daerah ini.
Seperti skuad Persibal Banggai, yang selama ini tidak pernah absen dalam setiap perhelatan, baik di tingkat kabupaten maupun propinsi.
Untuk tahun ini saja, Persibal harus absen mengikuti kejuaraan liga rayon Sulteng.
Apa penyebabnya?
Om Tiar sapaan Bachtiar Pasman mengaku, setelah pihaknya menelusuri ternyata kepengurusan Askab PSSI Banggai, yang tidak berjalan sesuai dengan rencana.
“Apalagi dengan adanya pandemi covid 19 yang membatasi gerak semua kegiatan dengan diterapkannya PPKM,” kata mantan Kasat Pol PP Kabupaten Banggai ini.
Ganti Pengurus
Berangkat dari kondisi itu saran Om Tiar, kepengurusan Askab PSSI Banggai segera ditinjau kembali. Dan langkah itu dilakukan, demi penyelematan prestasi sepak bola di daerah ini kedepan.
Apalagi sejumlah putaran kejuaraan kelompok umur yang merupakan kalender PSSI segera berjalan, sesuai dengan time scedule putaran dalam satu tahun.
Begitu pula mempersiapkan segala sesuatu untuk mendapatkan finansial atau dana yang akan dimanfaatkan untuk melakukan kerja-kerja manajemen untuk kalender PSSI yang akan dilaksanakan.
“Perusahaan yang beroperasi di daerah kita ini cukup banyak dan menjanjikan. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh manajemen Askab PSSI Banggai untuk bisa beraudensi dengan mereka,” saran Om Tiar.
Intinya tekan dia, segera ganti pengurus lewat musyawarah luar biasa untuk membentuk manajemen Askab PSSI Banggai.
Hal ini perlu dilakukan demi sepak bola Banggai yang lebih maju. *
Baca juga: Turun di 9 Titik, PSSI Banggai Rekrut 50-an Pemain
Discussion about this post