
Reporter Sofyan Labolo
Luwuk Times — Sampah masih menjadi persoalan yang belum bisa teratasi, khususnya Kelurahan Kilongan Kecamatan Luwuk Utara Kabupaten Banggai.
Warga kesulitan membuang sampah, lantaran pemerintah kelurahan setempat ataupun OPD teknis sampai dengan saat ini belum menyiapkan fasilitas pembuangan sampah.
Karena tak tersiapkan sarana itu, sehingga areal pinggir jalan menjadi alternatif warga menjadi lokasi pembuangan sampah sementara.
“Dulu pernah ada kontener sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kami pun membuang sampah di tempat itu. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi. Sehingga kami menjadikan pinggir jalan jadi alternatif,” kata Fadli warga setempat.
Dari amatan Luwuk Times, Minggu (01/01/2023), khusus kawasan GOR Kilongan, ada tiga titik pembuangan sampah warga.
Tingginya produksi sampah warga setiap hari, sehingga ketika OPD teknis lambat mengangkutnya, maka sampah itu meluber hingga ke badan jalan.
Selain mengganggu mobilisasi kendaraan juga tempat pembuangan sampah alternatif warga itu menebar aroma tak sedap.
Warga pun meminta kepada pihak kelurahan dan instansi teknis untuk dapat mengadakan tempat pembuangan sampah.
“Kami berterima kasih pada Pemda. Selain jalan samping GOR sudah teraspal juga telah ada penerangan lampu jalan,” kata warga.
“Akan lebih lengkap lagi tahun 2023 ini pemerintah juga menyiapkan tempat sampah bagi kami,” tambah warga itu. *
Discussion about this post