

Luwuk Times — Sebanyak 11 Polres se Sulteng minus Morowali Utara mengikuti lomba pengamanan dan pengolahan tempat kejadian perkara (TKP), bertempat di Rupatama Polda Sulteng, Kamis (22/6/2023).
Lomba yang diprakarsai Polda Sulteng melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) ini selain dalam rangka mendukung commander wish Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol. Agus Nugroho sekaligus memeriahkan Hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023.
Poin commander wish itu merupakan mewujudkan penegakkan hukum berkeadilan. Karena dari pengamanan dan pengolahan TKP yang teliti, benar dan cermat, maka suatu persitiwa tindak pidana akan dapat mengungkap siapa pelakunya.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulteng Kombes Pol Parojahan Simanjuntak mewakili Kapolda Sulteng, membuka langsung lomba pengamanan dan pengolahan TKP itu.
Dalam sambutannya Dirreskrimum mengatakan, lomba ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalisme anggota kepolisian dalam menjalankan tugas di lapangan.
Selain menjadi ajang perlombaan kata Parojahan Simanjuntak, kegiatan ini juga diharapkan dapat melatih anggota dalam mengamankan dan mengolah TKP dengan baik.
Kombes Pol Parojahan juga menegaskan, lomba ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kemampuan anggota Polri.
Utamanya dalam situasi apapun. Itu karena kehadiran anggota polisi di lapangan sangat diperlukan dan diharapkan selalu siap. Terlebih lagi, saat terjadi suatu kejadian yang membutuhkan olah TKP
“Olah TKP memiliki tujuan untuk mencari dan mengumpulkan barang bukti yang akan menjadi petunjuk bagi penyidik dalam mengungkap dan menemukan pelaku tindak pidanan,” jelasnya.
Oleh karena itu, ia berpesan setiap anggota Polri diharapkan dapat meningkatkan kinerjanya, agar pelayanan terhadap masyarakat bisa maksimal,
Dengan adanya lomba ini, diharapkan anggota polisi dapat terus mengembangkan kemampuan mereka dalam menjaga keamanan dan mengolah TKP.
“Hal ini akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” pungkas Dirreskrimum.
Untuk diketahui lomba pengamanan dan pengolahan TKP ini diikuti 11 tim dari Polres jajaran Polda Sulteng.
Satu satunya yang absen adalah Polres Morowali Utara. Itu dikarenakan jumlah tim inafisnya tidak memenuhi syarat lomba. *
Discussion about this post