LUWUK TIMES, Luwuk — Perjalanan sebuah gagasan besar tak selalu lahir dari kerumunan yang riuh. Terkadang, ia bermula dari langkah-langkah kecil yang ditekadkan dengan tulus. Seperti kisah para kuli tinta di Kabupaten Banggai yang merajut mimpi bersama di bawah payung Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).
Sebelum resmi menjejakkan asa di Bumi Babasal, gelombang langkah mereka sempat diuji dinamika.
Berawal dari wadah sederhana bernama Paguyuban Wartawan Banggai (PWB), komunitas ini sempat diterpa angin rebut, dicap sebagai organisasi tandingan.
Namun, dengan kepala tegak dan hati yang jernih, mereka memilih jalan dialog, memenuhi undangan klarifikasi, dan membuktikan niat baik di balik kehadiran mereka.
Kini, lembaran baru itu resmi dibuka. Di hadapan para tamu undangan dan pemangku kepentingan, Ketua Pengurus Cabang JMSI Banggai, Sofyan Labolo, memancarkan keyakinan yang mendalam saat menyampaikan sambutannya.
Meski pada fase awal organisasi ini hanya digerakkan oleh sembilan orang pengurus, Sofyan menyambutnya dengan senyuman dan banyangan semangat yang hangat.
“Kami sangat optimistis, meski saat ini kami baru bermodalkan sembilan personel, atau yang sering kami sebut secara canda sebagai ‘9 wali’, JMSI akan tumbuh besar dan mengakar kuat di Bumi Babasal ini,” ujar Sofyan penuh senyum, saat memberikan sambutan pada pelantikan JMSI Banggai, bertempat ruang rapat umum kantor Bupati Banggai, Senin (02/11/2026).
Bagi Sofyan dan kawan-kawan, angka sembilan bukanlah batasan, melainkan simbol kekuatan niat dan solidnya persaudaraan.
Kehadiran JMSI di Banggai dipandang sebagai momentum emas untuk menata kembali profesionalisme serta memperkuat tata kelola perusahaan media siber agar kian sehat dan bermartabat.
Dalam kesempatan penuh kehangatan itu, pemilik media online Luwuk Times ini, tak lupa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bupati Banggai, Amirudin.
Dukungan moril maupun materiel yang diberikan sang bupati menjadi bahan bakar tersendiri bagi para pengurus hingga pelantikan ini bisa terwujud dengan sukses.
Lebih dari sekadar organisasi, JMSI Banggai ingin merangkul semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, instansi vertikal, hingga sektor swasta untuk bersama-sama mengawal pembangunan daerah lewat karya jurnalistik yang mencerahkan.
Kepada Pengurus Daerah JMSI Sulawesi Tengah, bimbingan dan arahan pun terus diharapkan agar kepengurusan periode 2026–2031 ini mampu mengemban amanah dengan baik.
Di akhir sambutannya, sebuah pesan penting dititipkan kepada seluruh anggota, agar senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme serta konsisten menjaga etika jurnalistik yang berlandaskan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Dari sembilan “wali” wartawan di ujung timur Sulawesi Tengah ini, sebuah cerita tentang keteguhan hati, integritas, dan cinta pada daerah telah dimulai.
JMSI Banggai kini berdiri, siap merajut harmoni dan menghadirkan cahaya informasi yang kredibel bagi kemajuan Kabupaten Banggai. *














