LUWUK TIMES, Luwuk — Pelantikan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Banggai periode 2026–2031 menjadi momentum penting bagi kebangkitan pers yang sehat dan profesional di daerah.
Di hadapan para tamu undangan dan jajaran pengurus yang baru, Ketua Pengurus Daerah (PD) JMSI Sulawesi Tengah, Murtalib, SH, tak hanya memberikan ucapan selamat, pada Senin (02/11/2026).
Ia secara tegas menitipkan tiga pesan untuk membentengi marwah organisasi dan menjaga kedamaian di Kabupaten Banggai yang dikenal majemuk.
Pesan pertama yang digarisbawahi Murtalib berkaitan langsung dengan kredibilitas perusahaan pers. Ia menegaskan bahwa setiap media yang tergabung dalam naungan JMSI wajib memenuhi ketentuan administrasi dan legalitas hukum, memiliki alamat redaksi yang jelas, serta penanggung jawab yang jelas pula.
Tidak hanya itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi sorotan utama melalui dorongan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Jangan sampai ada anggota JMSI yang justru menjadi sumber masalah pers di Banggai. Kalau ada media yang melanggar kode etik, kita yang pertama menegur, bukan membela membabi buta,” tegas Murtalib dengan nada berapi-api.
Dalam membangun sinergi bersama pemerintah daerah, DPRD, TNI-Polri, kejaksaan, hingga seluruh elemen masyarakat, Murtalib mengingatkan pentingnya menjaga independensi. Pers tidak boleh kehilangan arah dan terjebak pada pemberitaan yang subjektif.
Ia menekankan agar insan pers JMSI senantiasa mengedepankan prinsip keberimbangan, akurasi fakta, dan kepentingan publik di atas segalanya.
“Jangan jadi pers yang hanya bisa memuji, jangan juga jadi pers yang hanya bisa menghakimi. Pers yang tergabung di JMSI harus pers yang berimbang,” ujarnya.
Mengingat Kabupaten Banggai merupakan wilayah yang sangat majemuk dengan kekayaan suku, agama, dan budaya, Murtalib meminta JMSI Banggai untuk aktif menjadi garda terdepan.
Peran pers sangat vital dalam meredam penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta provokasi yang dapat memecah belah persatuan masyarakat di ruang digital.
Sebagai tindak lanjut usai pelantikan, PD JMSI Sulawesi Tengah mendorong pengurus cabang yang baru untuk langsung tancap gas.
Sejumlah program nyata telah disiapkan, mulai dari pelatihan jurnalistik, penataan dan pendataan perusahaan media, hingga ruang-ruang dialog konstruktif bersama pemerintah daerah.
Dengan komitmen kuat ini, JMSI Banggai diharapkan mampu menjadi motor penggerak informasi yang cerdas, mendidik, serta membawa Kabupaten Banggai menuju era keterbukaan informasi yang sehat dan bermartabat. *














