Demi Emas di Morowali, KONI Banggai Kunci Pembiayaan TC 26 Cabor pada Angka Rp400 Juta

Sofyan62 dilihat
Sugiarto Djanun
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banggai benar-benar serius memburu prestasi maksimal pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Tengah di Kabupaten Morowali.

Tidak tanggung-tanggung, dana segar sebesar Rp400 juta lebih digelontorkan khusus untuk membiayai Training Center (TC) terpusat.

Anggaran tersebut disiapkan untuk menopang kebutuhan kontingen, mulai dari atlet, pelatih, hingga para ofisial yang terlibat langsung dalam pemusatan latihan.

Sekretaris KONI Banggai, Sugiarto Djanun, saat dikonfirmasi Luwuk Times, Selasa (3/11/2026), membeberkan bahwa pembiayaan senilai lebih dari Rp400 juta itu akan dikelola secara ketat dan transparan.

“Dana Rp400 juta lebih ini dialokasikan secara komprehensif untuk pembiayaan TC, honor pelatih, kebutuhan atlet, hingga ofisial,” tegas Sugiarto.

TC Terpusat 15 Hari dan Pengawasan Ketat

Pemusatan latihan terpusat ini dijadwalkan berlangsung selama 15 hari, yakni mulai 12 atau 13 November hingga 27 atau 28 November 2026.

Menariknya, lokasi latihan tidak dipusatkan di satu titik, melainkan disebar langsung di masing-masing venue dari 26 cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga.

Demi memastikan anggaran dan program latihan tepat sasaran, Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) KONI Banggai akan turun langsung memantau ke lokasi TC.

Oleh karena itu, Sugiarto menekankan pentingnya kedisiplinan jadwal dari setiap pengurus cabor.

“Terkait pembiayaan dan pengawasan, maka setiap cabor wajib kami surati agar melaporkan jam dimulainya dan berakhirnya sesi latihan. Dalam sehari dua ini suratnya kami layangkan. Kami sangat berharap kerja sama aktif dari pengurus cabor untuk segera memberikan informasi jadwal,” ujarnya.

Bagaimana dengan atlet yang masih berada di luar daerah? Sugiarto memastikan pengawasan tetap berjalan optimal meski terhalang jarak.

“Soal atlet luar daerah, tetap kita pantau, meski hanya melalui video call,” tambahnya.

Kekuatan Penuh Kontingen Banggai

Gelontoran dana besar ini sebanding dengan kekuatan besar yang dikerahkan oleh Kabupaten Banggai.

Tercatat, kontingen “Banggai Sambatu” ini akan memboyong total 465 personel, yang terdiri dari 360 atlet serta 105 orang ofisial (manajer dan pelatih).

Usai menjalani gemblengan fisik dan teknik selama 15 hari di TC terpusat, para atlet tidak langsung dibiarkan santai.

KONI telah merancang masa pemulihan (recovery) selama 2 hingga 3 hari menjelang keberangkatan.

“Bukan berarti pasif, selama masa pemulihan mereka tetap berolahraga ringan, seperti joging dan lari pagi menjaga kebugaran,” jelas Sugiarto.

Agenda Keberangkatan Menuju Morowali

Rangkaian menuju arena pertandingan di Morowali sudah tersusun rapi.

Pada 1 Desember 2026, KONI merancang agenda pelepasan resmi kontingen, sembari terus intensif membangun komunikasi dengan seluruh manajer dan cabor.

Mengingat jadwal tanding yang padat, mobilisasi keberangkatan akan dibagi dalam dua gelombang utama, yakni 2 Desember 2026, Tim Cabor Sepak Bola wajib berangkat lebih awal.

Dan 4 Desember 2026 seluruh sisa kontingen dari berbagai cabor diberangkatkan secara serentak menuju Kabupaten Morowali.

“Ini masih merupakan perencanaan awal. Kami tetap berkoordinasi dengan Ketua KONI Banggai dan Ketua Kontingen Porprov X Sulteng Banggai,” kata Sugi sapaan nya.

Dengan dukungan finansial yang matang dan persiapan terukur, KONI Banggai optimistis kontingen daerah mampu menorehkan tinta emas dan mengharumkan nama Kabupaten Banggai di ajang Porprov X Sulteng. *

Reporter Sofyan Labolo

Pasang Iklan Anda Disini_1