
Reporter Hasbi Latuba
LUWUK – Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Banggai terus berinovasi dalam rangka menjaga kestabilan pangan daerah ini.
Orgaisasi perangkat daerah (OPD) pimpinan Alfian Djibran ini, pada pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun ini mendapat sokongan dana Rp 500 juta. Anggaran itu teralokasi untuk bibit rica alias cabe.
“Ada sekitar 17 ribu bibit rica yang akan kami distribusikan kepada warga pemilik pekarangan,” kata Sekdis Disketapang Kabupaten Banggai Ismet Wardana kepada Luwuk Times, Rabu (21/09/2022).
Pembagian ini lanjut mantan Kabag Umum Setda Banggai ini, adalah bagian dari program satu juta satu pekarangan yang tercanangkan pemerintahan hari ini.
“Kontribusi kami menyiapkan 17 ribu bibit rica. Nantinya kami bagi ke masyarakat berdasarkan hasil data yang masuk,” terang Ismet.
Siap Panen
Ia menjelaskan, teknis pendistribusian menyertakan wadah pembibitan berupa pot pembibitan yang terbuat dari plastik.
“Satu bibit satu pot. Terbagi setiap satu pekarangan sebanyak 50 pot,” kata Ismet.
Bibit yang tersebar nanti lanjutnya, siap panen.
“Pokoknya begitu kami serahkan, sebulan lagi berbunga dan langsung panen,” jelasnya.
Alasan instansinya lebih ke pembibitan komoditi seperti rica, untuk mengantisipasi kelangkaan dan harga yang tinggi.
“Sengaja kita programkan bibit rica ini dengan wadahnya. Biar petani pekarangan mudah mengurusnya dan tidak memindahkan bibit ke tanah lagi,” kata Ismet.
“Mereka cukup menjaga dan kami beri pupuk. Berharap panen dan komoditi rica kedepan bisa surplus,” pungkasnya.*
Discussion about this post