Cetak Hatrick, Banggai Raih Predikat Kabupaten Sangat Inovatif

oleh -307 Kali Dibaca
Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo (kanan) menerima penghargaan predikat kabupaten sangat inovatif, pada ajang IGA 2020, di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat (18/12). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, Luwuktimes.id – Alhamdulillah. Kata itu pantas diucapkan terhadap prestasi yang ditorehkan Kabupaten Banggai. Pada ajang innovative goverment award (IGA), Banggai meraih predikat kabupaten sangat inovatif. Bahkan di era kepempinan Herwin Yatim dan Mustar Labolo, kabupaten beribukota Luwuk ini mencetak hatrick mempertahankan IGA Kemendagri sejak tahun 2018, 2019 dan 2020.

Tim Bappeda Litbang Kabupaten Banggai kepada Luwuktimes.id Jumat (18/12) menginformasikan,

Pada ajang IGA 2020 yang dilaksanakan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapkan Kabupaten Banggai sebagai Kabupaten sangat inovatif.

Mendagri yang diwakili oleh Sekretaris Balitbang, menyerahkan penghargaan kepada Pemda Kabupaten Banggai yang diterima oleh Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo.

Sebelumnya, Puspen Kemendagri merilis, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni mengapresiasi kerja keras 195 pemerintah daerah (Pemda) yang mendapatkan predikat sangat inovatif berdasarkan indeks inovasi daerah pada acara Penganugerahan Innovative Government Award (IGA) 2020 sesi I pada Jumat (18/12/2020).

Ia mengaku berbangga dengan antusias pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan publik dan tata kelola pemerintahan dengan mengikuti innovative government award 2020 sebanyak 14.897 inovasi dari pemda, sementara inovasi pemda yang terdaftar pada tahun 2019 hanya berjumlah 8014 inovasi, artinya ada peningkatan antusiasme pemda dengan persentase 85 persen.

“Pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah dengan predikat sangat inovatif dan terinovatif, berdasarkan pengukuran indeks inovasi daerah tahun 2020 merupakan apresiasi pemerintah terhadap semangat daya upaya serta keberhasilan pemda dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan cara-cara inovatif,” terangnya.

Kegiatan pelaksanaan pengukuran indeks inovasi daerah mengikutisertakan 15 dewan juri dari Kementerian/Lembaga terkait, media dan berbagai instansi ataupun lembaga yang memiliki kredibilitas baik lainnya.

Agus juga mengatakan Kemendagri melalui BPP telah melakukan tahapan penjaringan berupa penginputan data yang dilakukan oleh pemerintah daerah terhadap penerapan inovasi daerah yang dilaksanakan oleh daerah secara online sejak tanggal 14 mei 2020 melalui aplikasi indeks inovasi daerah Kemendagri. Aplikasi tersebut adalah aplikasi yang dibuat khusus dalam rangka penilaian indeks inovasi daerah dan dapat dilihat secara transparan oleh semua pihak.

Acara dilaksanakan secara langsung di Golden Ballroom The Sultan Hotel & Residence, Jl. Gatot Subroto, Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat dan virtual melalui Live Streaming Youtube: Badan Litbang Kemendagri Sesi 1 mulai pukul 09.00 s.d. 11.00 Link: https://youtu.be/6zfLz2BjY5M.

(*/yan)