Ia menekankan pentingnya peran pers dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Banggai.
Bagi Amirudin, kritik dan apresiasi adalah dua sisi mata uang yang sama pentingnya dalam mengawal jalannya roda pemerintahan.
“Silakan muat berita-berita, baik tentang dinamika pemerintahan maupun di luar pemerintahan. Baik itu tentang prestasi maupun kritikan constructive untuk pemerintah. Yang jelas, kita ingin ada keseimbangan. Namun yang paling krusial, semua berita harus akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Menariknya, Amirudin juga menyentuh filosofi di balik perjalanan PWB yang merintis sekretariatnya secara mandiri.
Ia mengaku sengaja melihat proses perjuangan para jurnalis dalam menemukan ‘rumah’ mereka sendiri sebelum nantinya pemerintah memberikan dukungan penuh.
“Hari ini mungkin saya membiarkan Anda berjalan dan berjuang sendiri mencari sekretariat. Tapi yakin dan percaya, suatu saat nanti saya akan buatkan sekretariat yang representatif,” ucapnya optimis.
Menurutnya, proses berjuang dari bawah akan membentuk karakter kemandirian dan daya tahan organisasi yang kuat.
“Kalau tiba-tiba langsung diberi, rasanya kurang elok. Tapi lewat upaya ini, terbukti teman-teman ternyata mampu. Di balik kemampuan lahir itulah, saya hadir untuk membersamai teman-teman,” tambahnya.
Bagi Amirudin, jurnalis PWB adalah mitra strategis yang berada di barisan yang sama dalam hal visi besar membangun daerah.
“Teman-teman wartawan ini adalah sahabat yang searah pemikiran dengan saya, searah dalam bagaimana membuat Banggai ini makin maju. Jika saya berikhtiar lewat kebijakan dan realitas aksi, teman-teman wartawan berjuang lewat ujung pena,” ucap Amirudin.
“Melalui tulisan-tulisan yang mencerahkan, pers mampu mengedukasi serta merubah pola pikir masyarakat agar optimistis menatap masa depan daerah,” tuturnya.
Di akhir perjumpaan sore itu, Amirudin menegaskan kembali komitmennya untuk terus memelihara kerja sama yang harmonis antara PWB, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) di Kabupaten Banggai, baik instansi pemerintah maupun swasta.
Tak hanya foto bersama, kunjungan singkat di Jalan Pulau Halmahera itu pun ditutup dengan senyum dan optimisme baru.
Itu sebuah simbol sinergi antara pena pers dan langkah kebijakan demi kemajuan Tanah Banggai. *









