
Reporter Sofyan Labolo
LUWUK— Mungkin sebagian besar pegiat olahraga Kabupaten Banggai belum mengenal sosok atlet muda yang satu ini.
Nama lengkapnya Muhammad Hasyim Nurdin. Petenis meja ini lahir 6 Maret 1993. Meski terbilang muda, namun Hasyim sudah banyak mengoleksi prestasi.
Satu hal unik bagi pria yang sebentar lagi dikarunia anak ini. Sebelum menjadi petenis meja andalan Sulteng, Hasyim merupakan atlet karate.
Bahkan selama tiga tahun berkiprah pada cabang beladiri itu, penyandang sabuk coklat ini pernah menorehkan prestasi.
Alhasil, Hasyim Nurdin pun memilih cabang tenis meja untuk meniti karirnya.
“Iya, sebelumnya saya adalah atlet karate,” kata Hasyim Hasyim Nurdin kepada Luwuk Times, Selasa (23/11).
Baca juga: Pemda Banggai Siapkan Anggaran Tuan Rumah Porprov 2022
Pada level regional, anak pertama dari enam bersaudara ini namanya tidak asing lagi. Sebut saja pada pekan olahraga provinsi (Porprov) se Sulteng. Hasyim sering tampil memperkuat kontingen Kota Palu.
Pada Porprov ke VII se Sulteng Kabupaten Poso, Hasrim memborong medali. Yakni 3 emas dan 1 medali perunggu.
“Porprov Poso saya bergabung dengan kontingen Kota Palu. Alhamdulillah saya mendapat 4 medali. Yaitu 3 emas tunggal putra, beregu putra dan ganda campuran. Sedang 1 perak dari ganda putra,” kata alumni SMAN 1 Palu (2008 – 2011) ini.
Discussion about this post