

LUWUK, Luwuk Times – Sehari Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kecamatan Simpang Raya dan Toili, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banggai nomor urut 1, Amiruddin dan Furqanuddin Masulili (ATFM), terus menghadapi serangan isu.
Isu yang paling sering muncul berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Namun, serangan itu tidak menggoyahkan dukungan warga.
Salah satu isu yang kerap diangkat ialah kondisi jalan dari Desa Doda hingga Desa Lokait, Kecamatan Simpang Raya.
Padahal, warga justru merasakan langsung manfaat pembangunan yang ATFM lakukan, terutama di jalur Bunta menuju Simpang Raya.
“Baru tiga tahun, tapi hasil kerjanya sudah terasa sampai di desa kami. Jalan dari Bunta ke Simpang Raya sekarang mulus dan nyaman,” kata Mas Ono, warga Desa Doda yang tinggal di wilayah itu sejak 1983.
Mas Ono menganggap wajar jika pembangunan infrastruktur di Simpang Raya belum merata, sebab ATFM baru memimpin selama tiga tahun lebih.
Namun, ia melihat progres pembangunan sudah sangat jelas dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Bahkan, jalan di Simpang Raya sekarang lebih baik daripada sebagian jalan di dalam Kota Luwuk,” ungkapnya pada Jumat Malam (4/4).
Ia yakin, jika ATFM mendapat kesempatan lima tahun lagi, mereka akan menuntaskan jalan dari Doda hingga Lokait.
“Jangan biarkan orang yang cuma bisa berjanji tanpa bukti mengacaukan,” tegasnya.
Warga Simpang Raya juga mengakui bahwa ATFM membangun daerah ini secara adil dan bertahap.
Mereka memahami, membangun daerah seluas Kabupaten Banggai dengan 291 desa dan 46 kelurahan butuh waktu dan strategi.
“Kami butuh pemimpin berpengalaman, bukan yang masih belajar,” tutur Mas Ono.
Meski serangan isu terus mengarah ke ATFM menjelang PSU, warga tetap teguh.
Mereka melihat apa yang ATFM lakukan bukan sekadar janji kampanye, melainkan bukti nyata yang dapat mereka lihat dan rasakan.
“Kami tidak bisa dibohongi. Kami lihat jalannya, kami rasakan manfaatnya. Itu bukti, bukan janji,” pungkasnya.
Dengan keyakinan itu, warga Simpang Raya bertekad memberikan suara mereka untuk ATFM dalam PSU nanti, demi melanjutkan pembangunan hingga ke desa-desa terpencil seperti Desa Doda dan Lokait.*
Discussion about this post