

LUWUK, Luwuktimes.id – Manager strategi dan operasional lembaga survei Jaringan Suara Indonesia (JSI), Nursandi Sam menilai, fenomena baru dan langkah terjadi di Pilkada Banggai. Pasalnya, ada pasangan calon (paslon) petahana utuh, namun dikalahkan penantang.
Ini fenomena baru dan langkah. Dalam catatan sejarah pilkada, tak banyak petahana kalah dengan penantang. Bagi kami ini sangat fenomenal dan jarang. Petahana utuh kalah yang notabene diusung partai pengusa,” kata Nursandi pada konfrensi pers quick count pilkada Banggai, JSI survei dan political consultant, di sekretariat tim koalisi pemenangan Amirudin Tamoreka-Furqanudin Masulili (AT-FM), Rabu (09/12) tadi malam.
Dihadapan para jurnalis, Nursandi berujar, memang hasil hitung cepat JSI belum 100 persen. Akan tetapi sudah dapat disimpulkan bahwa AT-FM lah sebagai pemenang pada kontestasi pilkada Banggai.
“Kita sudah simpulkan AT-FM menang. Nyaris tidak akan terkejar. Stabilitas dukungan juga sudah stabil,” kata Nursandi.
Dijelaskannya, keinginan masyarakat Kabupaten Banggai ganti bupati sangat kuat. Itu dapat dibuktikkan dengan dua kali JSI melaksanakan survei. “Survei Oktober dan akhir November, petahana hanya berada di bawah 50 persen,” ucapnya.
Baca juga: AT-FM Menang Telak, Suhartono: Selamat Datang Pemimpin Baru
Berdasarkan hitung cepat JSI tadi malam dengan data masuk 82,92 persen atau 199 TPS dari 771 TPS se Kabupaten Banggai, paslon nomor urut 01 Sulianti Murad-Zainal Abidin Alihamu berada pada 24,08 persen, paslon nomor urut 02 AT-FM 43,87 persen dan paslon nomor urut 03 Herwin Yatim-Mustar Labolo 32,05 persen.
Persentase ini diyakini JSI tidak akan bergerak secara signifikan. Sekaligus sudah tercover 100 persen TPS maka tetap menempatkan AT-FM sebagai bupati dan wakil bupati Banggai terpilih. *
(yan)
Discussion about this post