
Reporter Sofyan Labolo
LUWUK, Luwuk Times— Menjadi ketua partai politik (parpol) tidak mutlak yang harus memiliki kekuatan finansial.
Pendapat yang disampaikan Ketua Forum Kota (FORKOT) Kabupaten Banggai Hasbi Latuba ini sekaligus menjawab statemen H. Moh. Amin yang mengaku mundur dari bursa calon Ketua DPC Partai Demokrat Banggai pada Muscab yang rencananya dilaksanakan bulan ini.
Kepada Luwuk Times Rabu (04/08) tadi malam, Hasbi berujar, mestinya yang lebih dituntut kekuatan finansial nya adalah para calon legislatif (caleg).
Karena dalam merebut simpatik calon pemilihan di pemilu legislatif (pileg), para caleg butuh cost politik.
“Yang punya finansial itu mestinya caleg, bukan harus ketua,” kata Hasbi.
Meskipun begitu, Hasbi mentolerir terhadap para politikus daerah ini yang masih berkutat pada adopsi lama seperti itu.
Tapi bagi mantan Sekretaris DPD Partai Perindo Kabupaten Banggai ini, kunci memimpin partai itu yakni perkuat manajemen, progresif dan militansi.
“Dan itu saya sudah pernah buktikan,” ucapnya.
Dunia politik mulai mengalami kemajuan. Sudah canggih. Saat ini kata Hasbi, tinggal tindis tombol, semua simpul bisa dibentuk dan pasti bergerak secara otomatis.
Meski begitu, Hasbi mengakui bahwa ada dana yang dibutuhkan untuk kerja-kerja politik tadi, tapi itu bukan hal yang utama. *
Baca juga: Jadi Ketua Partai harus Ditunjang dengan Finansial
Discussion about this post