Kolaborasi Pemkab Banggai–PT PAU Perkuat Hortikultura, Petani Didorong Naik Kelas Lewat Program Berkelanjutan

oleh -97 Dilihat
oleh
Kepala Bidang Hortikultura Dinas TPHP Kabupaten Banggai, Irul Mambuhu. (Foto Sofyan Labolo Luwuk Times)

LUWUKTIMES.ID – Program pengembangan hortikultura oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai terus diperkuat melalui kolaborasi bersama pihak swasta.

Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut hadir melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Banggai dengan PT Panca Amara Utama (PAU) dalam pengembangan sektor pertanian berbasis pemberdayaan petani.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas TPHP Kabupaten Banggai, Irul Mambuhu, Rabu (06/05/2026) kepada Luwuk Times, mengatakan program kerja sama tersebut kini memasuki tahun ketiga pelaksanaan. Dan terfokus pada penguatan sektor hortikultura secara berkelanjutan.

Menurutnya, meski kegiatan tahun ini relatif lebih kecil, namun dampak program tetap pihaknya i
arahkan untuk memperkuat kapasitas petani dan kelembagaan kelompok tani.

“CSR dari PT PAU tidak berdiri sendiri. Tetapi berkolaborasi dengan program pemerintah daerah. Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat baik untuk pengembangan hortikultura Kabupaten Banggai,” ujar Irul.

Kerja sama tersebut berawal dengan Kesepakatan Bersama antara Bupati Banggai dan PT PAU. Kemudian berlanjut dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Dinas TPHP dengan pihak perusahaan.

Irul menjelaskan, pada tahun ketiga ini fokus kegiatan pada pemberian bantuan benih dan sarana produksi (saprodi) pertanian. Termasuk pendampingan intensif oleh penyuluh pertanian lapangan (PPL).

Sebelum bantuan diberikan, para kelompok tani terlebih dahulu mendapat pelatihan manajemen administrasi dan keuangan guna memperkuat kelembagaan kelompok.

“Mereka kami latih menyusun pembukuan dan tata kelola kelompok. Narasumber berasal dari Dinas TPHP, PPL hingga akademisi,” jelasnya.

Setelah itu, kelompok tani juga mengikuti sekolah lapang yang meliputi penyemaian, pengelolaan tanaman, penanaman, pemeliharaan pascapanen hingga pengolahan hasil pertanian.

“Meski mereka petani, tetap kami berikan bimbingan teknis agar kemampuan dan wawasan mereka semakin meningkat,” tambah Irul.

Tahun ini, sasaran penerima manfaat mencakup tiga kelompok tani baru Kecamatan Nambo, Kintom dan Batui, yang menerima bantuan saprodi serta pelatihan.

Selain itu, dua kelompok lama juga akan mendapatkan pendampingan lanjutan melalui program penilaian kelembagaan dari total 26 kelompok binaan sebelumnya.

Kelompok yang berkembang akan mendapatkan bantuan sarana pengolahan hasil guna mendorong usaha mikro berbasis pertanian.

“Penyuluh juga kita libatkan untuk melakukan penilaian terhadap perkembangan kelompok,” katanya.

Tidak hanya itu, Dinas TPHP bersama PT PAU juga menyiapkan agenda “asah terampil” pada Oktober 2026 mendatang.

Kegiatan tersebut bertujuan mengukur sejauh mana pemahaman dan kemampuan kelompok tani dalam mengelola usaha pertanian.

Dalam kegiatan itu, kelompok tani lama dan baru akan mengikuti seleksi serta kompetisi dengan hadiah berupa uang pembinaan.

Selain lomba keterampilan, pemerintah juga akan memberikan penghargaan kepada kelompok tani terbaik berdasarkan indikator kelembagaan, administrasi, daftar hadir hingga sistem simpanan kelompok.

Irul menegaskan, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari dukungan dan komitmen Bupati Banggai H. Amirudin dalam membangun kemitraan strategis dengan sektor swasta.

“Berkat dukungan Bupati Banggai, kita bisa memaksimalkan potensi sumber pendapatan dari pihak swasta dengan melibatkan PT PAU untuk mendukung sektor pertanian,” tandasnya. *

Sofyan Labolo