
Reporter Sofyan Labolo
LUWUK, Luwuk Times.id— Kabupaten Banggai menjadi salah satu wilayah di Provinsi Sulteng yang penyebaran covid-19 beresiko tinggi.
Setiap hari, mulai dari kasus terkonfirmasi hingga pasien meninggal, Kabupaten Banggai berada di posisi paling atas.
Tidak heran jika kabupaten ber ibukotakan Luwuk ini, penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) masuk level 4.
Wakil Ketua I DPRD Banggai, Batia Sisilia Hadjar yang dikonfirmasi Luwuk Times, Rabu (18/08) tentang angka penyebaran covid-19 itu punya jawabannya.
Menurut Batia, Pemda, Forkopimda dan Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Banggai pada semua level wilayah, aktif melaksanakan 3T yakni pemeriksaan dini atau testing, pelacakan atau tracing dan perawatan atau treatment.
Dengan penerapan konsep 3T secara massif dan terstruktur itulah sambung Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Banggai ini, sehingga masyarakat yang terkonfirmasi positif menjadi banyak.
Terlebih lagi tambah Batia, kesadaran masyarakat terhadap pola 3T tadi juga mulai tumbuh.
“Selain Pemda aktif melaksanakan 3T, masyarakat juga proaktif,” ucap Batia.
Bagi Batia, pola 3T, utamanya pelacakan atau tracing itulah, sehingga terdeteksi penyebaran virus covid-19 di daerah ini.
“Penerapan trackng masif dan terstruktur ini bagi saya bagus. Yah, ketimbang tidak melakukannya dan kita anggap baik-baik saja. Padahal sudah lebih banyak yang terkonfirmasi,” kata Batia.
Tak hanya pelacakan yang gencar, tapi juga perawatan atau treatment aktif dilaksanakan Pemda. Terbukti kata Batia, setiap hari angka pasien sembuh di Kabupaten Banggai tinggi se Sulteng.
“Tingkat kesembuhan pasien di Banggai juga tinggi,” jelas Batia.
PEMDA SERIUS
Sebagai unsur pimpinan di legislatif, Batia memberi apresiasi terhadap kebijakan eksekutif dalam melawan penyebaran covid di daerah ini.
Bagi mantan Ketua DPD KNPI Kabupaten Banggai, Pemda sangat serius dalam menangani persoalan yang satu ini.
“Pemda Banggai sangat serius menangani penyebaran covid,” tegas Batia.
Setiap hari, Pemda, unsur Forkopimda serta Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Banggai menggelar rapat.
“Saya apresiasi buat Pemda. Belum ada sejarah dalam menangani sebuah persoalan, rapat dilaksanakan setiap hari. Dan rapat itu langsung dipimpin Bupati H. Amirudin Tamoreka,” kata Batia.
Baca juga: Warga Meninggal Covid Dibebankan Biaya Ambulance, Begini Reaksi Batia Sisilia
Banyak hal yang dibahas dalam rapat itu. Mulai dari perkembangan, langkah-langkah hingga solusi.
Bahkan penanganannya tidak hanya terfokus di kabupaten dan kecamatan, melainkan hingga pada tingkatan RT.
“Pokoknya luar biasa langkah Pemda dalam menangani covid di Kabupaten Banggai,” tutup Batia. *
Keputusan Rapat Harian dan Evaluasi ke 3 Penanganan Covid-19 PPKM Level 4 Kabupaten Banggai
1). Melakukan pemeriksaan atau testing antigen di tingkat kecamatan, desa/kelurahan dengan membuat format berita acara pelaksanaan dan memastikan pasien isolasi tidak keluar rumah
2). Pemberitahuan kepada klinik-klinik kesehatan tentang pelaporan data rapid test dan penertiban surat keterangan rapid test
Discussion about this post