
BUNTA, Luwuk Times.ID— Penggalangan dana untuk korban bencana alam Mamuju-Majene Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), tak hanya terfokus di Kota Luwuk Kabupaten Banggai saja.
Namun aksi sosial juga dilaksanakan di Kecamatan Bunta. Kalangan pelajar SMA di wilayah itu bersama Forum Remaja Palang Merah (Forpis) turun ke jalan dalam rangka menggalang aksi peduli dari masyarakat.
Salah seorang pelajar, Fauzan Darise mengatakan, aksi penggalangan dana ini mendapat respons positif warga Bunta.
Buktinya sekali turun ke jalan, bantuan warga cukup banyak.
“Nominal hasil penggalangan dana kami sebesar Rp2,7 juta,” kata Fauzan.
Dalam menggalang dana para pelajar SMA Bunta menggandeng Forpis yang merupakan organisasi dibawah naungan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banggai. Forpis itu sendiri dipimpin Riska Sulaiman.
Rencananya, hasil penggalangan dana itu akan dititipkan mereka kepada relawan PMI Kabupaten Banggai, untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga yang terdampak bencana di Sulbar.
“Insyaallah dana tunai ini akan kami titip kepada relawan PMI Kabupaten Banggai,” kata Fuzan.
Harapan pelajar SMA Bunta dan Forpis, semoga bencana yang terjadi di Sulawesi Barat bisa cepat selesaikan. Dan semoga pula bantuan yang diberikan bisa bermanfaat.
Dan kepada warga Bunta yang telah ikhlas merogoh koceknya, atas nama pelajar SMA Bunta dan Forpis, Fauzan mengucapkan terima kasih. “Semoga amal bapak ibu bisa diterima oleh Tuhan yang maha esa,” ucap Fauzan. *
(TJ-01)
Discussion about this post