
Reporter Sofyan Labolo
LUWUK— Wakil Gubernur (Wagub) Sulteng, H. Mamun Amir menggelar kunjungan kerja ke 5 instansi pemerintah, Senin (09/05/2022). Sejumlah pesan disampaikan Mamun Amir pada agenda silahturahmi tersebut.
Instansi pertama yang disambangi Wagub Sulteng, pasca lebaran Idul Fitri 1443 H itu Kantor Samsat Dinas Pendapatan Daerah UPTD Wilayah V.
Menggunakan kendaraan dinas Toyota Land Cruiser bernomor polisi DN 2, Ma’mun dan rombongan tiba di kantor Samsat Dinas Pendapatan Daerah UPTD Wilayah V itu sekitar pukul 10.00 wita.
Sejumlah warga yang sedang antrean satu persatu disalami mantan Bupati Banggai itu.
“Bagaimana pelayanan di kantor ini. Tidak susah?” tanya Mamun
Usai bersalaman dan silahturahmi dengan warga, Wagub Sulteng selanjutnya melihat langsung sejumlah ruangan kantor. Ia pun sempat menanyakan tentang gaji para staf dinas tersebut.
Usai berdialog lepas sekaligus memberikan arahan, Wagub Sulteng foto bersama dengan para ASN dan honorer pada kantor Samsat Dinas Pendapatan Daerah UPTD Wilayah V.
Selanjutnya rombongan menuju kantor UPT Pengawas Ketenaga Kerjaan Wilayah II, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulteng.
Kepala UPT dan beberapa pegawai tak masuk kantor. Ma’mun hanya menemui 2 ASN dan 1 tenaga honorer.

Selain memberi catatan tersendiri terkait kinerja buat instansi yang beralamatkan jalan Samanhudi Kecamatan Luwuk ini, Wagub Sulteng juga berpesan agar dapat menjaga kebersihan lingkungan.
Pasalnya, pelataran kantornya telah tumbuh rumput liar, sehingga pemandangan tak sedap dipandang mata.
Instansi berikutnya yang terkunjungi Ma’mun Amir yakni Kantor Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah V, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah.
Warna cat kantor beralamatkan jalan S. Parman Luwuk yang sebelumnya pernah menjadi kantor KPU Banggai ini, sempat Ma’mun kritisi.
“Kenapa cat nya biru. Putih lah,” tanya Ma’mun. Meski pertanyaan itu sempat terjawab Kepala UPT Yaser Masulili bahwa biru adalah warna pendidikan.
Dibanding instansi sebelumnya, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah V ini lebih lama dikunjungi orang nomor 2 di Sulteng.
Beberapa hal tersampaikan Ma’mun kepada para pengawas pendidikan itu. Mulai dari oknum kepala sekolah yang berpolitik praktis, tambahan pengasilan pegawai (TPP), Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda), mutasi ASN hingga rencana penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bagi SMA/SMK.
Pada momentum silahturahmi itu, Ma’mun juga berpesan agar tetap menjaga kebersihan kantor.
Perambahan Hutan
Kantor Pengelolaan Hutan (KPH) Balantak, Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah yang berada pada jalan Gunung Julutumpu Kelurahan Mangkio Baru Kecamatan Luwuk, adalah titik berikutnya.
Masih maraknya perambahan hutan, sehingga beberapa wilayah di Kabupaten Banggai terjadi musibah banjir, menjadi salah satu topik Wagub Sulteng.

“Desa Lambangan Kecamatan Pagimana dan desa Dondo Balantak Utara, itu banjir karena hutan telah gundul,” kata Ma’mun.
“Tugas kita amankan hutan. Jangan kita jadi pemain hutan, apalagi menjadi orang hutan,” sambung Wagub Sulteng.
Jabatan KUPT KPH Balantak belum lama ini terjadi pergeseran. Pesan Ma’mun, mutasi itu hal biasa. Selain untuk penyegaran sekaligus dapat menambah ilmu serta wawasan.
Instansi kelima adalah kantor Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Wilayah IV, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Tengah.
Rombongan tak lama di tempat itu. Karena tidak ada Kepala UPT nya.
“Mana Kepala UPT. Nanti menghadap saya ke Palu,” pinta Ma’mun kepada para staf instansi tersebut. *
Discussion about this post