Touna dan Morowali Minta Ibukota, Sultim Makin tak Jelas

Ketua Tim Pergerakan Masyarakat Sulawesi Timur Bersatu, Hasrin Rahim. (Foto: Sofyan Labolo)

LUWUK— Soal Sulawesi Timur (Sultim), Kabupaten Tojo Unauna dan Morowali bargaining. Kedua kabupaten yang berada pada wilayah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) itu meminta agar menjadi ibukota Sultim.

Keinginan Touna dan Morowali itu sejurus dengan Kabupaten Banggai, pasca Kabupaten Poso tak berniat lagi bergabung dalam calon daerah otonom baru (DOB) pada kawasan jazirah timur Sulteng tersebut.

Baca Juga:  Ucapan Terima Kasih FORKOT Buat Bupati Banggai Amirudin

Dengan semakin kencangnya perebutan ibukota itu, praktis pemekaran Sultim makin tak jelas.

Hasrat Touna dan Morowali untuk menjadi ibukota Sultim itu disampaikan Ketua Tim Pergerakan Masyarakat Sulawesi Timur Bersatu (TPMSTB), Hasrin Rahim pada kegiatan dialog Sultim, bertempat kantor Kesbangpol Kabupaten Banggai, Rabu (03/08/2022).

Kegiatan yang langsung dimoderatori Kepala Kesbangpol Kabupaten Banggai, Syarifudin Muid itu hadir sejumlah tokoh dan pegiat Sultim. Termasuk para tokoh pemuda dari sejumlah kecamatan se Kabupaten Banggai.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Terpilih Ketua ORARI Banggai, Simak Visi-Misi Alfian Djibran
scrool untuk membaca artikel

Hasrin Rahim mengaku, terlepas pemenuhan dokumen persyaratan pembentukan DOB sudah rampung, ia juga masif dalam membangun konsolidasi pada kabupaten yang masuk cakupan Sultim.

Baca Juga:  September, Daftar Pemililh Berkelanjutan 252.044 Jiwa

“Saya sudah berkunjung ke semua kabupaten yang masuk cakupan Sultim,” kata Hasrin.

Dalam safarinya itu, Hasrin mengaku kaget dengan tawaran dua kabupaten yakni Touna dan Morowali. Kedua daerah itu, sama-sama berkeinginan menjadi ibukota Sultim.

Pos terkait