LUWUK TIMES, Luwuk — Isu kepindahan Samsulbahri Mang alias Obama dari Partai Golkar memunculkan dua narasi berbeda.
Orang dekat Obama dengan tegas membantah isu hengkang tersebut.
Namun di sisi lain, pengurus tingkat kabupaten justru mengendus adanya dinamika politik dan hak politik pribadi yang patut dicermati.
Kabar kepindahan Obama sebelumnya sempat ramai diperbincangkan.
Menanggapi hal tersebut, Sutrisno Durandt, memastikan bahwa hingga saat ini Obama masih tercatat sebagai pengurus aktif di tingkat provinsi.
Menurut Sutrisno, proses keluar dari Partai Golkar tidak bisa dilakukan sembarangan dan harus melalui mekanisme administrasi serta etika politik yang diatur dalam AD/ART partai.
“Obama masih bersama Golkar dan masih kader Golkar. Sampai saat ini dia masih tercatat dalam komposisi pengurus DPD I Partai Golkar Sulawesi Tengah,” ujar Sutrisno.
Ia juga menanggapi ketidakhadiran Obama dalam sejumlah kegiatan partai, termasuk pada peringatan HUT Partai Golkar Kabupaten Banggai.
Menurutnya, hal tersebut murni karena kondisi kesehatan Obama yang masih dalam masa pemulihan, ditambah faktor belum adanya undangan resmi yang diterima mengingat statusnya sebagai pengurus provinsi.
“Selain kondisi kesehatan, Obama juga tidak menerima undangan. Antar-pengurus di tingkat provinsi juga masih baik-baik saja,” tambahnya.
Meski demikian, pandangan berbeda disampaikan oleh Sekretaris DPD II Partai Golkar Banggai, Irwanto Kulap.
Ia mengaku belum menerima informasi resmi secara tertulis, namun mengisyaratkan bahwa dinamika politik bisa saja terjadi pada setiap kader.
Bahkan, Irwanto menyebutkan bahwa dirinya sempat mendengar obrolan langsung saat bertemu Obama ketika sedang berolahraga di Persibal.
“Saya sempat tanya soal akan pindah ke Demokrat. Dan pak Bali sebut iya. Dan cerita nya panjang,” kata Irwanto.
Dari informasi yang diterimanya, isu kepindahan tersebut memiliki cerita tersendiri dan menjadi hak politik pribadi yang bersangkutan.
“Kami juga belum dapat informasi resmi. Kalau yang bersangkutan mau tinggalkan Golkar, itu hak politiknya. Berdasarkan informasi dari DPD I, pak Bali memang ada sinyal mau keluar dari Golkar. Katanya panjang ceritanya,” ungkap Irwanto.
Hingga saat ini, polemik status politik Samsulbahri Mang masih menyisakan teka-teki.
Bahkan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Banggai H. Samiun belum mau memberi tanggapan terkait dinamika itu. *
Reporter Sofyan Labolo












