Bangkit dari Vakum, Andika Kasimun Nakhodai Karang Taruna Kilongan Permai

Sofyan54 dilihat
Andika Kasimun (duduk bagian tengah) resmi memimpin Karang Taruna Kilongan Permai
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk – Dua tahun lamanya suara pemuda di Kelurahan Kilongan Permai seolah teredam dalam keheningan. Vakum panjang sempat membuat roda organisasi kepemudaan ini kehilangan denyutnya. Namun, bara di dalam sekam itu akhirnya menyala kembali. Bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kilongan Permai, Rabu (5/11/2026), sebuah babak baru resmi dimulai lewat ajang Temu Karya.

Di bawah sorot mata penuh harapan dari para pemuda-pemudi setempat serta jajaran pemerintah kelurahan, Andika Kasimun, S.H., secara resmi dipercaya untuk menakhodai kepengurusan baru Karang Taruna Kilongan Permai.

Kehadiran Lurah Kilongan Permai, Abd Gafur Usman, bersama Bhabinkamtibmas dalam forum tersebut menegaskan satu hal, yakni pemuda kembali mendapat panggung utama untuk bersuara dan berkarya.

Bagi Andika, jabatan ini bukan sekadar gelar atau hiasan struktur organisasi di atas kertas. Dengan gaya kepemimpinan yang segar, visioner, dan membumi, ia langsung menancapkan empat pilar utama sebagai fondasi: persatuan, kreativitas, kemandirian, dan transparansi.

“Kita ingin Karang Taruna ini menjadi rumah bersama bagi seluruh pemuda Kilongan Permai. Tidak ada sekat antarkelompok maupun antarwilayah,” tegas Andika dengan penuh optimisme.

Ia mengingatkan agar organisasi kepemudaan ini tidak terjebak dalam jebakan seremonial belaka, ramai di awal, sunyi di tengah jalan. Di bawah kepemimpinannya, Karang Taruna dituntut hadir membawa kerja nyata, gagasan segar, dan solusi konkret yang langsung menyentuh denyut nadi masyarakat.

Dukungan penuh turut mengalir dari Lurah Kilongan Permai, Abd Gafur Usman. Ia berharap kehadiran wajah-wajah baru di tubuh Karang Taruna mampu menjelma sebagai mitra strategis pemerintah kelurahan dalam merajut sinergi pembangunan lima tahun ke depan.

Lembaran baru telah dibuka. Dua tahun masa kevakuman resmi dikubur dalam-dalam sebagai catatan masa lalu.

Tantangan sesungguhnya baru saja dimulai: membuktikan bahwa tangan-tangan muda Kilongan Permai sanggup mengubah energi, gagasan, dan semangat kebersamaan menjadi gerakan nyata yang membawa perubahan. *

Editor Sofyan Labolo

Pasang Iklan Anda Disini_1