
Reporter Sofyan Labolo
LUWUK— Tidak terasa usia para legislator lalong sudah berada pada pertengahan periodeisasi. Bulan Februari 2022, sebanyak 35 anggota DPRD Banggai sudah menjabat selama 2,5 tahun.
Berdasarkan tata tertib (tatib) dewan, pada pertengahan periode akan dilaksanakan rolling alat kelengkapan dewan atau AKD.
Di DPRD Banggai ada enam AKD. Rinciannya, tiga komisi, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Badan Kehormatan (BK) dan Badan Musyawarah (Banmus).
Pada setengah periode pertama, unsur pimpinan AKD, tidak termasuk Banmus karena eksoposio diketuai langsung oleh Ketua DPRD Banggai, Fraksi PDIP mendominasi pucuk pimpinan AKD.
Ada dua pimpinan AKD yang ketuanya berasal dari kader banteng moncong putih. Yakni Ketua Komisi 3 Fuad Muid dan Ketua BK I Putu Gumi.
Sementara jabatan Ketua Komisi 1 dihandel oleh Masnawati Muhammad dari Fraksi Partai Gerindra, Ketua Komisi 2 oleh Sukri Djalumang dari Fraksi Partai NasDem serta Ketua Bapemperda oleh Mursidin asal Fraksi PKS.
Wajar saja jika PDIP mendominasi AKD. Karena partai ini mendominasi perolehan kursi DPRD Banggai. Sebanyak 10 kader banteng moncong putih duduk sebagai wakil rakyat periode 2019-2024.
Lahir pertanyaan kemudian, apakah F-PDIP masih akan kembali menguasai pimpinan AKD pada rolling bulan depan, pasca partai ini tak sukses pada Pilkada Banggai 2020? *
Discussion about this post