Danyon Cup 1 Resmi Dibuka, Dahaga Sepak Bola Morowali Utara Akhirnya Terobati

oleh -23 Dilihat
oleh
Danki Kapten Inf Muhammad Gentur Tapane, S.Tr, Han (tengah) dan Ketua Pelaksana Kapten Inf Muh Yunus Abubakar. S.K.M (kanan).

LUWUK TIMES, Morowali Utara — Setelah menanti selama 12 tahun dalam kesunyian, atmosfer sepak bola di Bumi Tepe Asa Maroso akhirnya kembali membara.

Gelaran Open Turnamen Danyon Cup 1 Teritorial Pembangunan 825/Garuda Yudha Sakti (TP 825/GYS) resmi bergulir di Lapangan Kompi Molino, Kecamatan Petasia Utara, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah, pada Jumat (7/8/2026).

Sebanyak 12 kesebelasan terbaik siap berlaga dan memperebutkan takhta tertinggi dalam ajang yang digagas oleh Komandan Kompi (Danki) Kapten Inf Muhammad Gentur Tapane, S.Tr.Han, bersama Pasi Intel Kapten Inf Muh Yunus Abubakar, S.K.M.

Langkah berani Yonif TP 825/GYS ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Di tengah lesunya panggung kompetisi lokal Morut yang sempat vakum cukup lama, turnamen ini hadir bagai oase di padang pasir memberikan panggung nyata bagi talenta-talenta muda untuk bersinar.

Dukungan Penuh dan Harapan Lahirnya “Juara Sejati”

Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri oleh perwakilan Ketua DPRD Morut, Usman Ukas, S.E., pengurus Askab PSSI Morut, elemen masyarakat, hingga para sponsor.

Dalam sambutannya, Usman Ukas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kompi TP 825/GYS yang dinilai berhasil memasyarakatkan olahraga di Morowali Utara.

“Hadirnya ajang ini membuktikan Kompi TP 825/GYS benar-benar nyata berbuat untuk masyarakat. Kita semua berharap, dari rumput hijau Molino ini akan lahir pesepak bola berbakat yang sanggup mengharumkan nama Morut, Sulawesi Tengah, bahkan Indonesia di kancah nasional,” ujar Usman penuh optimisme.

Sementara itu, Danki Yonif TP 825/GYS Kapten Inf Muhammad Gentur Tapane menegaskan bahwa terselenggaranya turnamen ini tak lepas dari sinergi kuat antara TNI, masyarakat, dan para sponsor.

Namun, ia memberi catatan tebal soal pentingnya menjaga junjung tinggi sportifitas.

“Tunjukkan permainan terbaik kalian secara sehat. Ingat, turnamen ini hanya akan melahirkan satu juara sejati. Jika ada yang tidak sportif apalagi memicu keributan, saya tidak akan segan-segan menghentikan pertandingan!” tegas Gentur Tapane.

Menuju Panggung Profesional dan Hiburan Rakyat

Ketua Panitia Pelaksana, Kapten Inf Muh Yunus Abubakar, S.K.M., mengungkapkan bahwa gelaran Danyon Cup 1 ini diplot sebagai langkah awal dari agenda yang lebih besar.

“Jika gelaran tahun ini sukses, tahun depan skala kompetisinya akan kita perluas tidak hanya tingkat lokal Morut saja. Kami inginkan wadah ini jadi batu loncatan bagi para pemain muda untuk masuk ke tim Porprov Sulteng hingga Liga 4 Indonesia,” paparnya.

Antusiasme juga terpancar dari raut wajah warga setempat. Syaiful, salah seorang warga Morut, mengaku sangat gembira dengan digelarnya kembali kompetisi sepak bola di daerahnya.

Selain menjadi sarana silaturahmi, ia berharap ajang ini ditindaklanjuti secara serius oleh PSSI Morut.

“Harapannya Askab PSSI Morut bisa menurunkan tim talent scouting (pencari bakat) selama turnamen berlangsung. Jadi pemain potensial bisa langsung dijaring untuk mewakili Morut di ajang mendatang,” tutur Syaiful penuh harap.

Kini, peluit pertama telah ditiup. Lapangan Molino siap menjadi saksi lahirnya bintang-bintang baru sepak bola dari bumi Morowali Utara. *

Reporter: Setiyo Utomo