LUWUK TIMES – Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Dinas Sosial (Dinsos) pascakebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga di Kelurahan Sisipan, Kamis (12/2/2026) pagi.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 07.30 WITA saat rumah dalam keadaan kosong.
Kepala keluarga sedang bekerja memanen kelapa wilayah Bakung. Sementara anak-anak berada di sekolah. Api berasal dari kompor gas yang lupa dimatikan, lalu membesar dan melalap bangunan beserta isinya.
Warga sekitar sempat melakukan pemadaman secara swadaya hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 08.30 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material yang dialami korban terbilang besar.
Tak lama berselang, sekitar pukul 09.00 WITA, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) turun langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen awal. Pendataan kebutuhan mendesak korban dilakukan sebagai dasar penyaluran bantuan.
Hasilnya, pada pukul 13.30 WITA, tim Dinas Sosial Kabupaten Banggai menyerahkan bantuan secara langsung kepada korban, Masrin Bonsing (54). Penyaluran bantuan turut didampingi Lurah Sisipan dan pendamping PKH.
Bantuan yang diberikan terbilang lengkap, mencakup kebutuhan pokok dan perlengkapan dasar pascakebakaran. Di antaranya beras, mi instan, minyak goreng, gula pasir, teh, susu kental manis, susu Dancow, selimut, handuk, sarung, pakaian, perlengkapan dapur seperti wajan dan dandang nasi, kasur, hingga family kit.
Langkah cepat Dinsos Banggai ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap warga yang tertimpa musibah, sekaligus upaya memastikan korban tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar di masa darurat.
Dinsos Banggai berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban korban dan keluarga sembari menunggu proses pemulihan dan penanganan lanjutan.
Pemerintah setempat juga kembali mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan peralatan rumah tangga, khususnya kompor gas, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. *












