

Reporter, Sofyan Labolo
LUWUK, Luwuk Times.ID – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) menggelar rapat di kantor Kesbangpol Kabupaten Banggai, Selasa (25/05/2021). Beragam hal yang dibahas dalam rapat yang dibuka oleh Ketua FPK Bakri Rajab itu. Salah satunya menyorot pembangunan sejumlah los di areal jalan oleh para pedagang di Pasar Simpong.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Banggai, Irpan Poma dalam memimpin rapat berharap kepada FPK untuk berperan memberikan saran dan masukan kepada Pemda Banggai terkait upaya memelihara kerukunan etnis, agama dan budaya di daerah ini. Sehingga dapat terjaga stabilitas keamanan.
Pembina FPK, Musir A. Madja juga berujar, kedepan FPK dapat lebih berperan aktif dalam menangkal berbagai isu yang dapat merusak ideology wawasan kebangsaan dari berbagai ancaman, naik dari dalam maupun dari luar negeri.
Personil FPK lainnya juga memberikan kontribusi pemikiran dalam rapat itu. Saran Syahrin Taalek, agar lebih massif peran FPK, maka Kesbangpol dapat membentuk FPK di tingkat kecamatan.
Yang tidak kalah menarik dalam rapat itu yakni pembicara selanjutnya, Nurhan Maadji.
Mewakili etnis Saluan, Nurhan cenderung menyorot pembangunan los pedagang di pasar Simpong. Pasalnya los yang dibangun di areal jalan sangat menggangu kelancaran mobilisasi di pasar Simpong.
Bahkan sambung mantan pejabat birokasi Pemda Banggai ini, pembangunan los di tengah jalan melanggar tata ruang kota.
Statemen Nurhan inipun disikapi serius peserta rapat.
Sehingga secara resmi FPK memutuskan agar Bupati Banggai dan OPD terkait segera membongkar sekaligus menata kembali pembuatan los di pasar yang belum lama ini terbakar. *
Discussion about this post