

Luwuk Times — Kelurahan Bungin Kecamatan Luwuk tidak pernah absen dalam memberikan kontribusi hewan kurban. Hingga kini sudah tahun ke 8, kelurahan yang memiliki 10 RT ini melaksanakan kurban.
Idul Adha 1444 H tahun 2023, Kelurahan Bungin tercatat paling banyak hewan yang dikurbankan, yakni 26 ekor sapi dan 4 kambing.
Lalu apa konsep yang diterapkan PHBI Kelurahan Bungin sehingga setiap hari raya haji tidak pernah absen berkurban. Bahkan dengan jumlah terbanyak hewan kurban yang disembelih.
“Tadi pagi ada ketambahan 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Sehingga jumlahnya menjadi 26 sapi dan 4 kambing,” kata ketua panitia hewan kurban Bungin Kecamatan Luwuk, Iwan Pakaya, Kamis (29/06/2023).
Iwan menjelaskan, ini sudah masuk tahun ke 8 pelaksanaan kurban di Kelurahan Bungin.
“Setiap tahun kami laksanakan. Dan sekarang sudah tahun ke 8,” kata Iwan Pakaya.
Selama ini sambung Loba-sapaan akrabnya, melalui prakarsa PHBI Bungin, telah dibentuk kelompok kurban dari seluruh RT yang ada di Bungin.
“Iya, semacam arisan kurban begitu,” kata Loba.
Setiap kelompok dihuni 7 orang. Dan setiap warga wajib menyetor Rp250 ribu per bulan selama 12 bulan.
Dana yang terkumpul selama 1 tahun itulah yang kemudian digunakan untuk membeli hewan kurban. Selain per kelompok juga ada yang sifatnya perorangan.
“Konsep inilah yang kami terapkan setiap Idul Adha. Makanya kami tidak pernah absen berkurban. Bahkan dalam jumlah yang banyak,” kata Iwan Pakaya. *
Kunjungi kami di Google News
Discussion about this post